postpartum depression

6 Posts Back Home

Our Thoughts with Evy: Fighting Postpartum Depression

Malam itu, Evy mengajak ketiga anaknya yang masih kecil ke kamar mandi rumahnya sambil membawa sebotol racun serangga. Tujuannya cuma satu, mengakhiri hidup mereka bersama-sama. Ketiga buah hatinya meninggalkannya selamanya, tapi Evy bangun keesokan paginya. Sendirian, menghadapi penyesalan dan penghakiman yang tidak terkira pedihnya. Tak akan ada yang tahu sepenuhnya apa yang ada di benak Evy malam itu. Mungkin, ia muak menunggu suami yang tidak pernah lagi mengunjunginya, apalagi menafkahinya dengan layak. Mungkin, ia terguncang menerima kabar rencana suaminya untuk menikah lagi. Mungkin, ia kesepian tanpa seorangpun yang bisa diajak bicara tentang masalahnya. Mungkin, ia putus asa akan masa depan anak-anaknya yang gelap tanpa selembarpun dokumen resmi, akibat status pernikahannya yang tidak sah di mata hukum. Sebagai sesama ibu, kita pasti bisa langsung melihat bahwa Evy menderita postpartum depression. Sayangnya, tidak semua orang memahaminya sehingga gejala- gejala awal yang dialami Evy tidak ditangani dengan serius. Di Indonesia sendiri, kasus postpartum…

Apa Saya Terkena Postpartum Depression ?

Menurut saya, melahirkan anak dan mengalami post- partum depression itu layaknya bermain Russian Roulette. Kita tidak tahu siapa yang akan kebagian selongsong berpeluru. Karena, tak peduli betapapun kita sudah menyiapkan mental dan merapikan birth plan serta check list, post- partum depression tetap saja bisa menyerang. Saya mengalami post- partum depression setelah melahirkan putri saya. Sayangnya, saya tidak menyadarinya sampai setidaknya setahun setelah itu terjadi. Kenapa? Karena saya tidak melihat diri saya sebagai target empuk post-partum depression. Terbiasa mengerjakan proyek-proyek dalam skala cukup besar, saya selalu mempersiapkan semua hal secara detail dan sejak jauh hari sebelumnya. Saya membuat check-list dalam bentuk excel untuk keperluan bayi, dan semuanya sudah terbeli 2 bulan sebelum HPL. Saya juga rutin menemui konsultan laktasi dan rajin ikut senam hamil. Saya tidak mudah panik, tidak hobi memperkarakan masalah kecil, dan saya akan menghabiskan masa post-partum di rumah orang tua saya, tempat dimana saya tumbuh dewasa. Saya pikir,…

Your Mind is Your Garden

HaloIbu! Saya yakin Ibu tahu istilah garbage in – garbage out. Apapun yang kita keluarkan dari tubuh kita, baik itu energi, ucapan, gestur maupun perbuatan, adalah produk dari asupan yang kita izinkan memasuki sistem tubuh dan jiwa kita. Untuk menjadi #ibuberdaya, kita perlu memilah dan memproses semua asupan yang ‘layak’ masuk ke sistem kita. Sementara itu, setiap harinya tanpa sadar, Saya nyaris tidak bisa lepas dari social media. Minimal, 1 jam sesi buka Instagram deh dalam sehari. Scroll, scroll, scroll, dan diterpalah kita oleh berbagai asupan yang tidak semuanya positif. Pernah tidak Bu, merasa lelah atau tertekan setelah beberapa waktu sesi browsing di social media? Saya pernah loh. Menurut saya, itu adalah pikiran dan tubuh  saya memberi tanda bahwa asupan online sudan tidak lagi positif. Dr. Kenneth R. Pelletier, PhD, MD dari Stanford Center for Research in Disease Prevention pernah mengatakan, “Pikiran dan tubuh memiliki hubungan yang tidak bisa dipisahkan,…

Depresi: Sebuah Pengakuan Yang Tertunda

“Keadaan/ masalah pada psikis seseorang yang bisa disebabkan dari berbagai hal baik faktor luar atau dari diri sendiri yang kemudian bisa mengakibatkan masalah juga untuk fisik orang tersebut” – F “Depresi itu orang yang punya banyak pikiran, masalah tapi ga mau atau ga bisa untuk sharing jadinya semua numpuk sendiri, outcomenya (yang dilihat oleh orang lain) orang lain jadi kayak orang tertekan, stress diam-diam,” – I “Depresi itu ketidakmampuan menghadapi tekanan,” – A “Depresi ituuu, waktu ada tekanan batin yang mendalam sampai ke pembuluh-pembuluh hati..” – N Halo Ibu, Itulah jawaban teman-teman ketika saya tanya apa sih arti depresi menurut mereka. Ada tiga hal yang dapat saya jadikan benang merah pengertian depresi yaitu masalah (baik dari luar atau dalam diri kita sendiri) yang tidak sesuai ekspetasi mengakibatkan stress, dan tidak bisa diceritakan. Depresi jadi momok yang dihindari orang, tak hanya istilahnya tetapi juga penderitanya. Penderita depresi dijauhi, dikucilkan bahkan mendapatkan…

I’m a PPD Survivor

oleh Sukma  diedit oleh Dian Astari “Kebanyakan suami diluar sana lupa, bahwa kami, seorang ibu baru, tidak pernah dibekali dengan pengetahuan yang cukup untuk membesarkan dan merawat anak, tidak ada satupun kurikulum di sekolah yang mengajarkan cara merawat dan membesarkan anak, kami mempelajari semuanya dari nol saat anak kami lahir.” Dear ibu, Seperti kebanyakan orangtua lain diluar sana, saya dan suami menjadi orang yang paling berbahagia saat diberi tahu dokter bahwa saya sedang mengandung anak pertama kami. Terlebih lagi, pada saat itu kami hanya tinggal berdua di negara orang, tanpa ada keluarga dekat bersama kami. Saya sangat menikmati masa kehamilan pertama saya, sampai tiba-tiba pada saat saya melakukan cek rutin pada bulan ke 4 saya dinyatakan menderita Gestational Diabetic, yaitu suatu kondisi yang menyebabkan saya seperti penderita penyakit diabetes, memiiliki kadar gula darah yang tinggi, dan hal itu bisa membahayakan kondisi ibu dan bayi pada saat melahirkan, sehingga saya diharuskan…

Menjadi Ibu dan Biru

Oleh Irnanur Syahbanu Menjadi ibu itu adalah.. Menjadi ibu itu pilihan, dan kalau sudah memilih jadi ibu, diterima saja paketnya (sessa xuanthi, strong mom from three child) menjadi ibu itu seperti roller coaster (Brenda Vitri, teacher) menyenangkan dan pusing kalau menurut saya (Sinta, owner of Kent_bento) terrific but amazing at the same time (Mega, MC) Bahagia banget dan cape banget (Tita Djumaryo, Ganara art founder) menjadi ibu buat saya penuh kejutan (Windy, amazing mom and doula) Every mom have their own problem, dan masing-masing selalu mencari jalan untuk menemukan dirinya kembali setelah dunianya berubah dengan hadirnya sang buah hati. Working mom maupun fulltime mom sama saja, sama-sama mengalami jungkir baliknya dunia. Ada yang cepat kembali dan merasa tidak pernah mengalami stressnya jadi ibu baru, ada yang masih mencoba memahami keadaan & mengalami baby blues syndrome atau postpartum depresi berkepanjangan. Ada juga yang denial dengan keadaannya, bahkan merasa harus jadi super…

Navigate