moms guilt

2 Posts Back Home

Berdamai dengan Diri Sendiri

Mastitis yang disertai infeksi bakteri berat membuat saya harus dirawat selama 2 minggu di rumah sakit dan menghilangkan kemampuan saya untuk menyusui. Padahal, saat itu usia putri saya baru 1 bulan. Sakit hati karena ucapan nyinyir orang tentang “Aduh, harusnya begini dan begitu”, rasa iri setiap melihat ibu lain yang berhasil mengASIhi, semua tidak sebanding dengan perasaan bersalah yang saya rasakan terhadap putri saya. Saya tahu saya sudah gagal dalam salah satu fase paling penting di hidupnya. Dua tahun setelah itu, tak pernah sehari pun saya hidup tanpa rasa bersalah. Saya menyesali tidak berhasil menemukan tenaga medis yang lebih bisa diandalkan. Saya mengutuki diri saya mengapa tidak lebih awal mencari informasi. Melihat putri saya yang sedang minum susu formula membuat saya ingin menangis. Saya tahu penyesalan tidak akan mengubah waktu yang sudah berlalu, tapi tetap saja sulit untuk mengikhlaskan kegagalan yang satu ini. Sampai di satu titik saya sadar, menyalahkan…

Sebuah Titik Balik di Montserrat

oleh Raden Prisya Saat saya berlibur selama 12 hari ke Spanyol bulan Juli silam, titik balik saya terjadi di sebuah tempat. Titik balik yang akhirnya mengembalikan diri saya, yang saya tunggu sekian lama. Tempat itu bernama Montserrat. Sebuah pegunungan batu di pinggir kota Barcelona, yang disebut ‘Pahatan Tuhan’ karena keindahannya. Karena terbuat dari batu, memang ia tampak seperti pahatan tanpa cela. Ia tak dapat menyembunyikan keindahannya, meski panas hari itu mencapai 38 derajat. Saya turun dari bus dengan rasa tidak percaya, bahwa saya bisa melihat tempat seindah itu lagi dalam waktu secepat itu dalam hidup saya. Berjarak begitu jauh dari rumah yang berisi keluarga dan anak-anak saya. Ada sedikit rasa bersalah yang menghantui—suami saya tengah di Jakarta menjaga anak-anak. Mungkin Atharjahja dan Bhamaskaja tengah mencari saya. Tapi saya terus mencoba menikmati apa yang saya lihat. Di saat yang sama, telepon genggam saya berdering. Dan tampak wajah suami saya memanggil melalui…

Navigate