menjadi ibu

10 Posts Back Home

Puasa sebagai Meditasi Kehidupan

Sejak kecil saya selalu bersemangat bila bertemu dengan bulan Ramadhan. Karena sesederhana setelah berpuasa sebulan tentunya akan bertemu hari raya Idul Fitri dimana banyak makanan dan minuman lezat tersaji di setiap rumah yang merayakan. Makin bertambah usia saya pun semakin mengerti bahwa bulan Ramadhan bukanlah hanya menahan lapar dan haus hingga nantinya bertemu dengan Lebaran, namun lebih dari itu, berpuasa di bulan Ramadhan adalah tentang mengendalikan hawa nafsu. Tentunya perkara mengandalikan hawa nafsu tidaklah sederhana. Kita semua tau bahwa di bulan Ramadhan setan dikurung oleh Allah SWT agar tidak menggoda manusia melakukan maksiat, agar kita dapat fokus menjalankan ibadah. Namun yang terkadang kita lupa adalah bahwa selama sebelas bulan lainnya setan telah menanamkan pengaruhnya dalam diri kita sendiri hingga seakan saat bulan Ramadhan tiba para setan sedang beristirahat menuai hasil kerja mereka atas kita. Tidak heran saat Ramadhan akhirnya berlalu maka kita menemukan diri kita tanpa perbaikan berarti baik dari…

Berbisnis dengan Cinta dari Rumah

Sejak kecil saya menyukai dunia anak beserta hal-hal kecilnya, karena itu saya memilih untuk berkarir di sebuah sekolah yang juga memiliki tempat bermain. Saya semakin jatuh cinta dengan dunia anak-anak sampai akhirnya memutuskan untuk berhenti bekerja di saat mengandung Dimitri, anak pertama saya. Sejak memutuskan resign saya hanya fokus mengurus Dimitri dirumah. Karena kebetulan background pendidikan saya design graphics, sesekali saya menerima job lepasan untuk mendesign. Saat Dimitri mulai memasuki usia 1 tahun, saya mulai sering membuat aktivitas untuknya di rumah dengan menggunakan barang-barang seadanya. Tujuan utama saya sih sebenarnya bukan untuk membuat dia pintar, bukan untuk membuat dia terstimulasi dengan cepat. Tujuan utamanya adalah agar Dimitri happy dan ternyata saya sangat menikmati prosesnya. Proses menyiapkan segala perintilan art & craft, dll. Karena itu tadi saya mencintai dunia itu. ILOKIDS lahir. Berawal dari saat saya, suami dan Dimitri harus berangkat keluar kota, saat itu Dimitri berusia 2 tahun, usia…

INSPIRASI IBU “Speak Up” Vol. 1

Sabtu, 21 April 2018 kemarin adalah hari yang begitu istimewa untuk semua perempuan Indonesia. Semua perempuan Indonesia merayakan Hari Kartini sebagai sosok yang kuat dan penuh inspirasi. Tepat di hari itu juga, adalah hari yang istimewa bagi Nujuh Bulan Studio, karena untuk pertama kalinya Nujuh Bulan meluncurkan acara komunitas yang dinamakan “Inspirasi Ibu” Vol. 1. Di acara ini para perempuan hadir untuk berbagi inspirasi, pandangan, ide, perasaan, karya, pemikiran, kreativitas, semangat keyakinan, dan pengalaman hidup yang dikemas dalam format 11×11. Yaitu 11 foto, 11 menit, 1 kisah, 1 ibu. Nujuh Bulan Studio bekerjasama dengan Haloibu untuk mengajak semua ibu dan perempuan untuk berkumpul dan hadir dalam acara tersebut. Bertepatan dengan Hari Kartini, Nujuh Bulan mengambil tema “Speak Up” di Inspirasi ibu vol. 1. Tema ini menyentuh seputar perjuangan hak-hak wanita untuk berbicara, bertindak, mengambil keputusan, mandiri, berdaya, serta berjuang untuk pilihan hidupnya. Dalam acara ini kami semua diajak untuk mendengarkan…

Berkarya dengan Hati

Berkarya itu dikerjakan pakai hati, di dalamnya melibatkan improvisasi, eksplorasi, eksperimen, pendalaman, penghargaan dan rasa cinta. Bekerja itu dikerjakan sesuai aturan yang diperintahkan saja. Agar valid, berikut saya sisipkan detail dari pengalaman saya bekerja selama 24 tahun. 1994 – 1999 Magang berbayar di konsultan arsitektur sebagai tukang maket (pembuat miniature rumah / bangunan) 1999 Lulus kuliah, merantau ke Bali jadi arsitek junior di konsultan arsitektur Imagi – Sanur 2000 – 2003 – Bandung Menjadi arsitek dengan beberapa side job sebagai: Menjadi wedding decorator / wedding organizer khusus kawinan jawa Menjadi Event Coordinator / Project Officer di banyak event di Bandung Menjadi Produser program prime time sore Radio Oz, Bandung selama 6 bulan Menjadi Produser film independen (salah satu aktornya adalah Agus Rahman, yang memerankan tokoh bernama Ringgo, sampai akhirnya sekarang dia lebih dikenal dengan nama Ringgo Agus-) Menjadi Produser Video klip beberapa karya teman-teman di Bandung Menjadi…

Festival Lahir

“Saat seorang anak lahir ke dunia, seorang ibu pun terlahirkan.” – unknown. Minggu, 19 Desember 2017 lalu merupakan hari yang istimewa untuk Nujuh Bulan Studio karena mereka merayakan ulangtahunnya yang kedua dengan mengadakan event Festival Lahir. Festival Lahir adalah sebuah acara untuk merayakan kekuatan perempuan dalam perjalanan kehamilan, persalinan, dan menjadi seorang ibu. Dukungan penuh kepada ibu sangatlah penting karena ibu adalah tonggak utama keluarga, pendidik terbaik untuk anak sebagai penerus bangsa, generasi masa depan. ‘Karena setiap ibu perlu dukungan dan setiap insan perlu sosok ibu’, tagline itulah yang menjiwai Festival Lahir, untuk merayakan kelahiran ibu, bayi, dan semua yang terlahir baru dalam momen melahirkan. Bertempat di Bumi Apsari, Jakarta Selatan, Festival Lahir dikemas dengan sangat indah. Dihiasi dengan  foto-foto persalinan yang disusun dalam rangkaian, juga kata-kata penuh cinta dan semangat dari para ibu yang digantung rapi menjadi background sebuah pojokan piknik. Para pengunjung pun larut dalam aura cinta…

Ibu and Self Actualization

Saya percaya bahwa kita tidak akan mampu sepenuhnya memenuhi kebutuhan orang lain jika kebutuhan diri kita sendiri pun belum terpenuhi. Bukannya mau egois, tapi, bahkan dalam panduan keselamatan di pesawat kita dianjurkan untuk lebih dulu mengenakan masker oksigen sebelum membantu orang lain kan? 😊 Sementara itu, menjadi seorang ibu berarti menerima kenyataan bahwa ada mahluk kecil yang sepenuhnya bergantung pada kita dan support system kita untuk tetap hidup. Tak perlulah kita bahas soal jam tidur yang memendek, jadwal salon yang berantakan, atau acara jalan- jalan dan ngopi bersama girl gang yang jauh berkurang – saya rasa kita sudah sama-sama ikhlas. Mari bicara soal kebutuhan yang lebih kompleks dan sering kita tidak sadari, yaitu self actualization atau aktualisasi diri. Menurut Abraham Maslow, bapak Psikologi modern, kebutuhan manusia dapat dikelompokkan secara berurutan sebagai berikut; Kebutuhan fisiologis; sandang, pangan dan papan Kebutuhan akan rasa aman Kebutuhan akan kasih sayang (affection) Kebutuhan akan penghargaan…

Berdamai dengan Diri Sendiri

Mastitis yang disertai infeksi bakteri berat membuat saya harus dirawat selama 2 minggu di rumah sakit dan menghilangkan kemampuan saya untuk menyusui. Padahal, saat itu usia putri saya baru 1 bulan. Sakit hati karena ucapan nyinyir orang tentang “Aduh, harusnya begini dan begitu”, rasa iri setiap melihat ibu lain yang berhasil mengASIhi, semua tidak sebanding dengan perasaan bersalah yang saya rasakan terhadap putri saya. Saya tahu saya sudah gagal dalam salah satu fase paling penting di hidupnya. Dua tahun setelah itu, tak pernah sehari pun saya hidup tanpa rasa bersalah. Saya menyesali tidak berhasil menemukan tenaga medis yang lebih bisa diandalkan. Saya mengutuki diri saya mengapa tidak lebih awal mencari informasi. Melihat putri saya yang sedang minum susu formula membuat saya ingin menangis. Saya tahu penyesalan tidak akan mengubah waktu yang sudah berlalu, tapi tetap saja sulit untuk mengikhlaskan kegagalan yang satu ini. Sampai di satu titik saya sadar, menyalahkan…

Journey of Gratitude

Selamat tahun baru 2017 ! Memulai tahun baru seperti memulai harapan baru. Memulai resolusi baru. Apa Kamu sudah siap memulai tahun ini? Before we start this year properly, let’s take a look inside . Are you grateful with what you have last year? Butuh waktu lama buat saya benar-benar menikmati motherhood. Adaptasi dengan rutinitas bayi tidur, menyusui, mandi dan bermain. Saya beri simpulan, menjadi ibu tidak mudah . Tapi doable. Dapat diilakukan. Jika perempuan sebelum Kamu  melakukannya , kamu juga pasti bisa melakukannya. Kamu hanya perlu yakin dengan diri sendiri dan berlatih untuk bersyukur. What makes me get through transitioning in to  motherhood is,one of them,  I try to be grateful with small things. Saat single saya biasa melakukan semuanya dengan grand, besar. Menggapai semua yang saya harapkan dan inginkan walau sesulit dan setidakmungkin apapun. I will try my best. I don’t care for the obstacles, whatever I want and…

I’m a PPD Survivor

oleh Sukma  diedit oleh Dian Astari “Kebanyakan suami diluar sana lupa, bahwa kami, seorang ibu baru, tidak pernah dibekali dengan pengetahuan yang cukup untuk membesarkan dan merawat anak, tidak ada satupun kurikulum di sekolah yang mengajarkan cara merawat dan membesarkan anak, kami mempelajari semuanya dari nol saat anak kami lahir.” Dear ibu, Seperti kebanyakan orangtua lain diluar sana, saya dan suami menjadi orang yang paling berbahagia saat diberi tahu dokter bahwa saya sedang mengandung anak pertama kami. Terlebih lagi, pada saat itu kami hanya tinggal berdua di negara orang, tanpa ada keluarga dekat bersama kami. Saya sangat menikmati masa kehamilan pertama saya, sampai tiba-tiba pada saat saya melakukan cek rutin pada bulan ke 4 saya dinyatakan menderita Gestational Diabetic, yaitu suatu kondisi yang menyebabkan saya seperti penderita penyakit diabetes, memiiliki kadar gula darah yang tinggi, dan hal itu bisa membahayakan kondisi ibu dan bayi pada saat melahirkan, sehingga saya diharuskan…

5 CARA UNTUK COMPASSIONATE PARENTING

Pekerjaan apa yang paling sulit tapi paling berharga? Menjadi orangtua. Tidak pernah diberikan pensiun oleh pemerintah, negara maupun tuhan. Dari Senin sampai Senin, 24 jam, 365 hari. Ironman, you got to rest,but we have children to raise. Saat dulu tahu kami akan menjadi orangtua, Saya dan suami merasa beruntung sekali diberikan tugas mulia oleh alam semesta. Lalu besoknya, Saya langsung mikir, ‘Ini gimana yah? Ngurus diri sendiri saja belum mumpuni, apa Saya mampu mengurus satu mahluk yang 100 persen harus mengandalkan Saya pada tahun-tahun pertama hidupnya?’. Maka Saya pun menarik kembali aplikasi saya jadi orangtua hari itu. Hehe. Kalau secara ekonomi,, ini sangat beresiko, saya tidak pernah punya pendidikan orangtua, tidak pernah dikasih tutorial oleh orang tua, tidak pernah punya pengalaman menjadi orangtua, jadi kenapa Saya harus ambil? I blame hormones and love. Unprepared but so much love. 3 September 2013, Mahija lahir ke dunia ini secara spontan gentlebirth. Hampir…

Navigate