ibu baru

3 Posts Back Home

Meditation Dummy for Mommy

Kenapa Saya melakukan meditasi setiap pagi? Saya pikir setiap orang perlu memiliki alat atau tools untuk tetap waras. dimana, rutinitas sebagai Ibu kadang membuat hati dan pikiran melepuh.  Dan lagi-lagi saya jadi lupa merawat diri. Padahal untuk memikirkan orang lain, kita butuh memikirkan diri dahulu. Stigma Ibu harus bisa jadi paling kuat, harus bisa melakukan semua, ibarat ilmu ini perlu dikaji ulang. Come on, belum juga setengah dari umur saya, saya menjajal profesi Ibu. Bukan cuma ekspektasi orang lain yang perlu dipikir ulang, ekspektasi diri sendiri juga perlu dipertanyakan. Why we put so much preassure on ourself . Your are the gift Of the world, why you need to unwrapped it cruelly, when you can do it lovely. Untuk tetap menjadi waras, saya melakukan meditasi setiap hari. Khususnya pada hari-hari yang berat. Saya yakin banyak cara mencari ketenangan dan damai dalam diri, dan tiap orang memilih yang berbeda. Tapi untuk…

Aku Si Manusia Egois

Dear Ibu, 1 tahun 3 bulan tepatnya aku menunggu kedatangan makhluk mungil ini di perutku. Makhluk mungil yang ada di dalam perut sungguh merubah semuanya. Aku ingat berapa banyak khayalku tentang bagaimana aku akan menjadi gurunya, mengajarinya beribu hal yang ada di dunia. Bagaimana caranya duduk, bagaimana caranya makan, bagaimana caranya mengikat tali sepatu, sampai bagaimana caranya untuk mendapatkan gadis yang mungkin suatu hari nanti akan dia tanyakan kepadaku. Mungkin. Aku, si manusia egois ini mulai memperhatikan gizi makananku. Tidak hanya asal kenyang dan enak. Karena sekarang sudah ada makhluk kecil yang bergantung padaku. Aku si manusia egois ini mulai tidur tepat waktu. Karena sekarang ada makhluk kecil menendang-nendang seperti tidak senang ketika aku nonton tv terlalu larut. Aku si manusia egois ini mencari bagaimana cara tidur paling nyaman pada saat-saat yang paling tidak nyaman. Karena sekarang ada makhluk kecil yang mengganjal di perutku. Sampai pada akhirnya si makhluk kecil…

Menjadi Perempuan, Menjadi Ibu

Dear Ibu,     Aku Dita, ibun dari Aksara, yang saat ini sudah berusia 20 bulan. Waktu hamil Aksara, usiaku 27 tahun. Kata orang tua, itu adalah waktu yang pas untuk punya anak. Para ilmuwan di Royal College of Obstetricians and Gynaecologists juga mengamini kata orang tua itu. Secara raga memang mungkin aku sudah optimal, tapi secara jiwa aku belum siap. Gak tahu harus gimana saat lihat garis merah dua di testpack. Tapi setelah lihat senyum suami, lihat kebahagiaan muka orang tua dan terpapar foto teman-teman yang tengah hamil lalu punya bayi di news feed Facebook membuat aku jadi “mungkin inilah saatnya”. Ketakutan-ketakutan ibu hamil itu banyak banget. Banyak banget. Banget!. Sebulan sebelum aku tahu tentang kehamilanku, aku diterima kerja di kawasan Cikini. Ini menjadi salah satu kecemasan aku kala itu. Baru diterima kerja lah kok udah hamil, itu yang terlintas waktu mau berbagi cerita ini ke orang-orang kantor. Tapiiii,…

Navigate