Travel

Libur Sekolah Telah Tiba, Main ke Bogor yuk!

Halo, ibu! Apa kabar? Semoga kabar ibu selalu sehat dan bahagia. Tak terasa libur sekolah telah tiba, momen yang selalu ditunggu anak-anak setelah setahun penuh belajar di sekolah. Sudah punya rencana apa ibu dengan keluarga? Kalau belum ada rencana, kenapa tidak main ke Bogor? Jarak tempuh yang relatif tidak terlalu jauh dari Jakarta, bisa menjadi pilihan tepat ibu dan suami untuk mengajak anak-anak bermain, belajar, sekaligus membuka ruang untuk dapat berinteraksi dengan hal baru sambil mengisi waktu liburan. Siapa tahu Bogor menjadi ide yang menarik untuk liburan kali ini. Memilih lokasi liburan tentu bukanlah perkara yang mudah bagi Ibu, letak bahkan tema serta kegiatan yang ditawarkan di setiap lokasi liburan pun menjadi bahan pertimbangan ibu dan keluarga. Untuk ibu yang tinggal di Jakarta atau sekitarnya, Bogor bisa menjadi salah satu alternatif pilihan sebagai destinasi wisata bersama keluarga lho. Bogor yang dikenal dengan sebutan kota hujan ini, dikenal juga sebagai kota…

Tetap asyik tanpa panik selama mbak mudik lebaran.

Momen lebaran selalu jadi “family time”yang ditunggu-tunggu, jelas karena maknanya sangat besar tapi juga kesempatan untuk silaturahmi yang dikondisikan menjadi berkesan. Kepulangan asisten rumah tangga maupun mbaknya si adek, justru menjadi bonus sendiri buat keluarga kecil kami karena itu berarti saatnya “quality time” bersama 24 jam berempat (ayah, bunda, kakak raya dan adek garda). Sejak dulu, mind set saya dan suami cuma satu, menikmati semua momen kebersamaan dan percaya bahwa semua pasti bisa dikerjakan bersama-sama. Jadi begitu harus pulang kampung, tanpa mbak, buat kami sangat tidak apa-apa. Kalau Lelah pasti ada, tapi jika yang diingat lelahnya pasti bertambah berkali lipat hahaha. Jadi yang kami siapkan selama tidak ada asisten rumah tangga biasanya 3 hal ini, dan simple banget : Pertama, berbagi tugas dengan semua anggota keluarga. Misalnya ayah sukanya memasak dan mencuci, bunda take care anak-anak dan bersih-bersih serta kakak sudah bisa membantu untuk berberes baju dan kamar.Ini juga sebenarnya berlaku…

5 Tempat Favorit di Yogya

Kali ini saya ingin berbagi cerita tentang liburan saya minggu lalu di Yogyakarta bersama anak, siapa tau bisa menjadi inspirasi liburan ibu dan keluarga. Yogyakarta selalu berkesan buat saya. Sudah beberapa kali saya mengunjungi kota ini tapi tidak pernah habis-habisnya saya menemukan hal-hal baru yang membuat saya selalu ingin kembali. Liburan ke Yogya kali ini sebenarnya tidak sepenuhnya liburan keluarga, karena saya hanya berdua anak saya (Aura) saat jalan-jalan di Yogya, sedangkan suami saya sibuk menyelesaikan urusan pekerjaannya sehingga tidak bisa menemani kami berkeliling kota. Tentunya bukan masalah besar buat saya karena saya memang sudah terbiasa bepergian hanya berdua saja dengan Aura. Kuncinya adalah pastikan kebutuhannya untuk makan dan tidur terpenuhi dengan baik, juga siapkan beberapa mainan favoritnya untuk menghilangkan bosan selama di perjalanan. Karena rengekan, tangisan, dan teriakan darinya adalah hal terakhir yang saya inginkan saat travelling. Yogya – Day 1: ViaVia Bakery dan Tempo Gelato Beberapa hari…

Sebuah Titik Balik di Montserrat

oleh Raden Prisya Saat saya berlibur selama 12 hari ke Spanyol bulan Juli silam, titik balik saya terjadi di sebuah tempat. Titik balik yang akhirnya mengembalikan diri saya, yang saya tunggu sekian lama. Tempat itu bernama Montserrat. Sebuah pegunungan batu di pinggir kota Barcelona, yang disebut ‘Pahatan Tuhan’ karena keindahannya. Karena terbuat dari batu, memang ia tampak seperti pahatan tanpa cela. Ia tak dapat menyembunyikan keindahannya, meski panas hari itu mencapai 38 derajat. Saya turun dari bus dengan rasa tidak percaya, bahwa saya bisa melihat tempat seindah itu lagi dalam waktu secepat itu dalam hidup saya. Berjarak begitu jauh dari rumah yang berisi keluarga dan anak-anak saya. Ada sedikit rasa bersalah yang menghantui—suami saya tengah di Jakarta menjaga anak-anak. Mungkin Atharjahja dan Bhamaskaja tengah mencari saya. Tapi saya terus mencoba menikmati apa yang saya lihat. Di saat yang sama, telepon genggam saya berdering. Dan tampak wajah suami saya memanggil melalui…

Our Mini Bali Getaway

Kenapa Mini? Karena hanya beberapa malam, saya suka sekali jalan-jalan yang tak buat badan capek, bangun dengan menikmati hari dan tempat yang sedang saya kunjungi. Kadang traveling macam ini memakan waktu lebih dari 10 hari, and thats how I love it, going with locals, absorb the culture. Tak perlu uang banyak, asal mau tinggal di tempat yang tidak wah. Next time, I will write about it yah! Tanggal 24  April 2016 kemarin Mahija naik pesawat pertama kalinya. Sebenernya sudah 2 kali sebelumnya, tapi M tidak terlalu mengerti karena berusia kurang dari 1 tahun. Lalu pada tahun 24 April lalu, drum rolls, M naik pesawat dan sudah sadar. Yeay! Macam mabuk ajah yah enggak sadar hehe. Ini juga kali pertama kita naik pesawat berdua saja . M dan saya. Saya dan M. dan tas besar, ransel, dan energi toddler berusia 2,5 tahun.   Sebelum naik pesawat ada beberapa hal yang perlu disiapkan. Mental…

Travel With Feminist Eye

Perjalanan ke tanah sapi , saya lakukan pada akhir 2012 dengan mantan pacar alias suami saya, Ray. Kami backpacking ke India pre honeymoon. It was a great journey, we found love to each other. But that’s a story for another time. Saya suka sekali memotret pada saat itu, kebetulan pada saat yang sama saya sedang mengikuti kelas fotografi di Galeri Foto Jurnalistik Antara di Pasar Baru, Jakarta. Jadi kerjaannya motret ajah di balik kamera hihi. Lalu awal tahun ini saya mencoba mengulik harddisk, membereskan folder.. dan saya menemukan foto-foto perjalanan kami. Ketika saya mulai scrolling ke bawah, saya memperhatikan banyak foto perempuan yang saya ambil. The women and girls are so beautiful. Their expression, their cloth. I’m so fascinate by them. Setiap mencoba memotret saya pasti meminta izin terlebih dahulu kepada mereka. Kadang saya suka ditolak, tapi lebih banyak yang mau. Hehe. Saya mulai menyadari, my pictures represent how I…

Navigate