My Kitchen

Merayu Tubuh

Semakin dewasa, saya mempunyai koneksi yang semakin baik dengan tubuh saya sendiri. Saya ingat waktu hamil dan melahirkan, tubuh memberikan sinyal-sinyal. Jika saya butuh minum, saya akan merasakan tenggorokan kering. Jika pinggang dan betis mulai tegang, saya butuh duduk. Saya lebih mengerti bahasa tubuh saya saat melahirkan. Saya mendengarkan dengan seksama. Saat bayi akan menuju jalan lahir, saya akan memposisikan tubuh saya membantunya, dengan menghadapkan pintu kelahiran dan tubuh menghadap bumi, terbantu dengan gravitasi. Dengan berjongkok, duduk, jalan-jalan, hingga menari. Saya akan makan untuk menambah energi saat pembukaan dan kontraksi. Lalu istirahat saat kontraksi selesai. By listening to our body, we create trust and love. Begitu juga dengan makanan. Saat Sudah terlalu banyak makan makanan yang pedas, saya akan merasakan perut yang protes . Saat terlalu banyak makan gorengan, tubuh saya berteriak dengan tenggorokan yang kesat, Saat sariawan datang, buah dan sayur tak lagi jadi sahabat di piring. Our…

Menu Andalan si Frittata Brokoli

*disclaimer : Tiap anak punya menu favorit masing-masing. Bayi juga punya cara masing-masing untuk makan.. Makanan ini jadi menu jitu anti tolak buat Mahija sedari bayi. M kebetulan belajar makan pada awalnya mengikuti metode Baby Led Weaning (BLW) , jadi M memulai makan dengan tidak makan bubur bayi atau bubur saring. Sedari 6 bulan, M makan bertekstur dan penuh rasa dan mudah dikunyah. Cara mengukur kelembutan makanan, bila dipencet dengan jari telunjuk dan jempol, makanan langsung hancur. Makanan yang dimakan beragam, walau harus diakui makannya tidak banyak, karena makan adalah proses belajar dan mengenal aktivitas kebiasaan baru. Bayi yang masih ASI memerlukan makanan pembantu, bukan pengganti ASI. Kalau boleh memberi judul dalam episode ini, Saya akan beri judul “Bayi Versus Makanan, Ibu berlinang”. Hehe. Tidak tahu berapa kali, Saya senang sekali sampai ingin menangis saat Mahija makan banyak, lalu saat Mahija tak mau makan padahal saya sudah memasak dengan penuh…

RESEP KUE KERING COKELAT SEDERHANA UNTUK ANAK

Quality time Ayah, Ibu dan Anak Saat hari raya telah tiba, tamu akan banyak yang datang, tapi kue kering belum tersedia di meja makan. Mau bikin sendiri waktu terasa tidak cukup, mau beli tapi ingin handmade biar terasa cintanya, hehe. Masa mau beli lalu klaim bikinan sendiri? Saya mulai googling, dan menelpon Ibu Saya, agar dapat bikin kue yang mudah dan anti enggak enak. Berbekal rasa penasaran dan tekad yang kuat, Saya pergi berbelanja bahan-bahan kue. Saya memang minim pengalaman, terbukti gosong satu Loyang, tapi Saya keras kepala. Jadilah kue cokelat anti kemapanan (biar dramatis,hehe). Pas saat masa liburan, asisten rumah tangga pulang, anak libur sekolah dan suami libur kerja, tapi jalanan tak bersahabat. Mari membuat kegiatan di rumah! Membuat kue sekeluarga membuat kita memiliki waktu sekeluarga dan bonding. Mahija 2 tahun 9 bulan, juga bisa stimulasi sensory dengan menuangkan tepung, mengaduk adonan, serta mengenal bahan-bahan kue. Daya konsentrasi M…

Ayurveda dan DIY Face Scrub & Mask

Halo Ibu! Perkenalkan, saya Zia. Sahabatnya Ibunya Mahija, a.k.a Ashtra. We’ve been friends since Uni, dan menarik sekali melihat bagaimana hidup membawa berbagai orang ke jalan kita. Dulu saya sama Ashtra berada di ‘jalan’ yang jauh berbeda dengan yang sekarang. Dulu Ashtra really into journalistic, while I wanna be diplomat. But life is full of surprised, isn’t it? Kita sempet menjalani hidup masing-masing, dan tiba-tiba sekarang kita balik ke jalan yang sama lagi. Nothing is coincidence, including every person that I met in my life. Oya, saya belum memperkenalkan lebih jauh siapa saya ya hehe, selain teman kuliahnya Ashtra. Saya seorang Terapis Ayurveda, event organizer (seringnya organizing acara suami yang merupakan seorang Naturopathic & Ayurveda Doctor, as well as Yoga & Bodywork Teacher), dan saya juga suka nulis. Mostly related with health and wellbeing that I share on my Instagram account here. So in this exciting opportunity, saya dan Ashtra…

Resep Bubur Rempah

Akhir-akhir ini, saya sering menyajikan Bubur untuk menu sarapan kami. Ray yang sedang menjalankan hidup sehat disarankan dokternya, Kimmana Nichols, untuk sarapan bubur di pagi hari. Sebagai chef keluarga, maka pencarian menu dan percobaan di dapur pun dimulai. Hoiya, selain itu penambahan rempah-rempah juga perlu dilakukan, untuk menunjang kebutuhan tubuh. Rempah-rempah ini juga menambah rasa untuk makanan walaupun tidak menggunakan garam dan gula. Kenapa pada pagi hari disarankan untuk makan bubur? Bubur bertekstur lembut, mudah dikunyah, dan mudah dicerna. Pada saat sarapan, kita akan membatalkan puasa panjang pada saat tidur di malam hari. Perut dalam keadaan kosong. Ingat pada bula puasa? Bagi yang menjalankan, disarankan untuk membatalkan dengan minuman atau makanan kecil terlebih dahulu, bukan makanan besar. Bila perut yang kosong langsung di beri makanan berat, maka pencernaan akan kaget. Perlu diingat, membuat bubur juga tidak mahal, sehat alih-alih berhemat. hehe Bubur beras, bubur beras merah maupun bubur oat memiliki kadar serat yang tinggi. Menurut penelitian Harvard University, setiap 28 gram…

Si Anak Bau Bawang Goreng

Saya masih ingat waktu pertama kali Mahija panas. It broke my heart. Bayi yang ceria, bersemangat, tiba-tiba lemas dan nangis terus. Sebagai Ibu baru tanpa pengalaman, saya sudah pasti panik. I didn’t know what to do. Saya banyak browsing, bagaimana cara membuat bayi tenang. Susui terus, dan jangan langsung diberikan obat. Yang pertama tidak sulit bagi saya. Pada saat itu saya tidak punya suster ataupun asisten rumah tangga khusus menjaga Mahija , jadilah menggendong Mahija yang berumur 4 bulan sembari beraktivitas. Menyusui dilakukan disaat menggendong. Untuk yang kedua butuh keteguhan hati melakukannya. Rasanya tidak enak sekali melihat anak sakit tanpa memberi obat. Saya bercerita dengan beberapa teman yang sudah duluan memiliki anak. Mereka bilang, coba gunakan bawang merah dan minyak telon atau minyak kayu putih lalu di balurkan di badan anak. Maka, langsung saya berlari kedapur untuk mencoba. Bawang merah diiris-iris, lalu dicampur minyak telon dan minyak kayu putih. Adonan tadi diolesi di dada, leher dan punggung. Setelah dibalur bawang, Ray langsung…

Navigate