Motherhood

A circle of Beautiful Souls

Diperlukan keberanian untuk bercerita kepada orang lain tentang motherhood journey kita, terlebih lagi kepada orang yang sama sekali belum dikenal. Perasaan malu terlihat “lemah” dan takut ketika orang lain men-judge bahwa apa yang kita lakukan itu “salah”. Tidak mudah bagi Saya untuk membuka bagian “termanusiawi” dalam perjalanan cerita menjadi Ibu, karena ada pahit dan pedih disana dan ada orang-orang yang kita cintai dalam kisahnya.  Pergulatan batin, antara ingin mengatakan apa adanya atau memolesnya agar lebih manis, Saya alami saat pertama kali mengikuti Lingkaran Ibu vol. 1 di bulan Desember 2016. Namun, ketika Saya telah berada di dalam Lingkaran, duduk melingkar bersama Ibu lainnya dan mendengar kisah mereka, sesaat itu juga pergulatan batin Saya pun hilang. Rasa takut itu sirna, rasa malu itu lenyap. Saya khusyuk dalam prosesnya. Saya kembali menjadi bagian dalam Lingkaran Ibu vol. 4 pada hari Minggu, 23 April 2017 kemarin. Kali ini Saya duduk melingkar bersama 5…

Tips Move On Dari Kehilangan Anak

Dari Rasa Kehilangan si Buah Hati Penulis dan ilustrator Sessa Xuanthi  Disclaimer: Tulisan ini panjang, tapi bila Ibu memiliki teman yang kehilangan anaknya, atau Ibu kehilangan anak, you will love to read all of it. A gift for all mother from Sessa, HERSTORY.  Tulisan ini hanya sekedar curhatan ibu yang ditinggalkan bayi kesayangannya pada hari Selasa, 20 Januari 2016 lalu. Tulisan ini bisa saja meringankan beban sesama ibu-ibu senasib denganku. Tulisan ini semoga menginspirasi untuk selalu percaya dengan daya magis bersyukur. Tulisan ini hanya beberapa hal yang aku lakukan untuk meringankan beban kehilangan si tersayang, bukan melupakannya semoga meringankan sesama ibu-ibu senasib. Sembilan tips dari pengalaman saya mencoba move on dari kehilangan Alinea. 1. Bertanya dan Membaca Buku Sampai dengan tulisan ini dibuat, saya masih bertanya-tanya tiada henti.  Kenapa ya? Why why why? Harus banget yah? dan sebagainya, dan sebagainya, dan lain-dan lain. Awalnya saya rajin bertanya pada pemuka agama…

Memilih Bra untuk Kehamilan dan Menyusui

Saat hamil pertama, saya tidak pernah dapat guidance dari Ibu saya untuk membeli bra baru. Keluarga saya dan teman-teman juga tidak pernah menyarankan. Saat kahamilan trimester pertama, tubuh saya tidak mengalami perubahan bentuk yang signifikan. Bra saya masih muat. Saat diakhir trimester kedua, memasuki trimester ketiga, rasa-rasanya menggunakan bra yang sama, kok sesak sekali. Sampai-sampai punggung dan bagian bawah payudara perih karena bra yang terlalu ketat. Wah, tubuh kita bermetamorphosis yah Ibu, payudara kita membutuhkan ruang untuk tumbuh untuk mengalirkan susu ,  bagian tulang rusuk juga membesar.  Our maternal body is kicking. Bra yang nyaman dibutuhkan untuk support fungsi tubuh kita yang baru ini. One rule for sure, tight aint right. Perlu diingat , tiap perempuan memiliki tubuh yang berbeda, unik seperti diri kamu. Kamu bisa aja merasakan payudaramu tumbuh dari trimester pertama hingga trimester ketiga terus membesar. Salah satu teman saya memiliki payudara yang membesar pada saat trimester pertama…

How To Be A Single Mom

How To Be A Single Mom “Saya orangtua tunggal.” Kalimat itu sudah sering saya ucapkan. Dulu saya merasa risih dan sering kali harus saya ucapkan setengah berbisik tetapi sekarang sudah mulai terbiasa. Ketika saya menikah terbayang di impian saya untuk hidup bersama dengan pasangan saya dalam sehat dan sakit dan dalam susah dan senang; sampai ajal memisahkan kita. Namun hidup pernikahan impian saya kandas, pada usia pernikahan yang sangat muda. Saya menjadi janda cerai yang ditinggal oleh pasangan saya ketika usia pernikahan kami baru memasuki usia 5 tahun. Menjadi janda cerai, khusunya dengan stigma negatif yang ada di masyarakat kita dan budaya Timur kita, adalah hal yang sangat tidak nyaman. Saya beruntung memiliki keluarga yang sangat mendukung saya pada saat yang sulit ini. Mereka hanya meminta fakta lalu membimbing saya untuk menyelesaikan masalah saya dari awal hingga pada akhirnya keluar surat keputusan dari pengadilan. Namun dari lingkup pertemanan banyak orang yang mempertanyakan perihal perceraian saya. Hal yang diihat sebagai tabu ini bagaikan pisau bermata dua,…

Depresi: Sebuah Pengakuan Yang Tertunda

“Keadaan/ masalah pada psikis seseorang yang bisa disebabkan dari berbagai hal baik faktor luar atau dari diri sendiri yang kemudian bisa mengakibatkan masalah juga untuk fisik orang tersebut” – F “Depresi itu orang yang punya banyak pikiran, masalah tapi ga mau atau ga bisa untuk sharing jadinya semua numpuk sendiri, outcomenya (yang dilihat oleh orang lain) orang lain jadi kayak orang tertekan, stress diam-diam,” – I “Depresi itu ketidakmampuan menghadapi tekanan,” – A “Depresi ituuu, waktu ada tekanan batin yang mendalam sampai ke pembuluh-pembuluh hati..” – N Halo Ibu, Itulah jawaban teman-teman ketika saya tanya apa sih arti depresi menurut mereka. Ada tiga hal yang dapat saya jadikan benang merah pengertian depresi yaitu masalah (baik dari luar atau dalam diri kita sendiri) yang tidak sesuai ekspetasi mengakibatkan stress, dan tidak bisa diceritakan. Depresi jadi momok yang dihindari orang, tak hanya istilahnya tetapi juga penderitanya. Penderita depresi dijauhi, dikucilkan bahkan mendapatkan…

Ibu disayang Ibu lain

Ditulis Irnanur Shahbanu Diedit ole Ashtra “Walaupun baru pertama kali ketemu, tapi enggak ada rasa canggung ataupun malu untuk bercerita tentang keluh kesah, kesulitan, kesedihan, kemarahan dan tentunya kebahagiaan menjadi Ibu. Terima kasih @haloibu.id sudah menyediakan lingkaran yang hangat dan nyaman ini” (Agatha – Peserta Lingkaran ibu volume 2 – Ibu dari 1 anak laki-laki) Tanggal 22 Januari 2017 lalu, 13 Ibu duduk melingkar, bercerita, berpegangan tangan dan sharing  di acara postpartum support group, “Lingkaran Ibu Volume 2”. Kegiatan berbagi cerita ini tujuannya untuk release stress, release perasaan. Saat berada dalam lingkaran kamu bisa bertemu dengan ibu lain dan bertukar pengalaman serta pengetahuan serta disayang oleh ibu lainnya. So, when your back to your real  life with your lovely children and your family, you can feel better about yourself and you know what you have to do next. Apa isi Lingkaran ibu? Tema tiap lingkaran Ibu berbeda, kali ini bertema self-love, atau…

Buku-buku Mempersiapkan Kelahiran

Ilustrasi perempuangimbal – Amanda Mita Tulisan oleh Irnanur Shahbanu Di era informasi digital mudah sekali mendapatkan berita-berita akan kehamilan. Informasi-informasi ini pendek dan kurang detail dibandingkan buku. Baiknya saat hamil kita punya referensi buku untuk memantapkan kehamilan dan kelahiran yang dinginkan. Selain menambah pengetahuan tentang kehamilan di tiap semester, membaca juga membuat emosi ibu hamil lebih stabil, karena dapat mengurangi kecemasan akan perubahan tubuh serta hormon di masa kehamilan. Nah, Kali ini haloibu akan membahas pilihan buku apa saja yang bisa dibaca ketika hamil. Buku tentang kehamilan What to Expect Before You’re Expecting – Heidi Murkoff & Sharon Mazel                 Buku satu ini cukup famous di kalangan ibu muda yang tengah hamil. Dan sebagian dari mereka menjadikan buku ini sebagai buku saku di masa pregnancy. Buku ini sangat membantu ibu hamil untuk menghadapi segala perubahan baik hormon, bentuk tubuh, bentuk janin dan lain-lain di…

Loving Approach in Parenting: Menumbuhkan Hati yang Baik pada Anak

Ilustrasi : @perempuangimbal Tulisan oleh : Iput @iburakarayi Beberapa waktu lalu saya pernah cerita di sebuah postingan sosial media ketika Rayi tidak sengaja menabrak Raka saat sedang bermain bersama dan tangannya mengenai mata Raka hingga Raka kesakitan. Agak lama Raka mengeluhkan matanya yang sakit sementara Rayi masih lari-lari cuek. Ketika itu saya hanya cek matanya Raka lalu memeluknya. Di keluarga kami, kami punya prinsip kalau pelukan insyaAllah bisa menyembuhkan segala sesuatu, karena dengan pelukan perasaan jadi tenang dan ketenangan itu kunci untuk menyembuhkan luka, at least mengurangi rasa sakitnya. Ternyata Rayi mengintip dari jauh ketika ibu memeluk Raka dan Rayi pun inisiatif meminta maaf karena sudah membuat Raka kesakitan. Mungkin karena melihat saya memeluk Raka dan tidak memarahinya, Rayi jadi tersentuh untuk meminta maaf. Mungkin karena Raka sudah tenang setelah saya peluk, jadilah ia dengan mudah mau memaafkan Rayi. Setelah itu yang membuat kaget, Raka bilang ke saya “Bu,…

Working Mom atau Stay At Home Mom?

Ilustasi oleh Perempuan Gimbal-Amanda Mita Tulisan oleh Irnanur Shahbanu diedit oleh Ashtra “Yang penting itu kualitas waktu ketika sama anak, bukan kuantitas. Buat apa jadi full time mom kalo anaknya dicuekin, trus ibunya sibuk main hp? Jadi ibu bekerja itu berat, harus bangun pagi, siapin sarapan dan mikirin kerjaan kantor. Belum lagi pas pulang kantor quality time dengan suami & anak”, -Working mom. “Kalau sudah jadi ibu dan punya anak, untuk apa kerja ke kantor ninggalin anak? kan kita dititipin anak sama Tuhan, masa anaknya kita titipin lagi ke orang lain, atau pengasuh?” , -Stay at home mom. Halo ibu! Perdebatan tentang siapa ibu yang lebih hebat, ibu yang lebih berat tugasnya, ibu yang lebih benar, ibu yang paling super akan selalu ada. Saya rasa, wacana ini akan terus bergulir selama ada bayi yang lahir, yang berarti adanya Ibu baru. Wajar saja kalau masing-masing mempertahankan pendapatnya dan merasa lebih benar atas pilihan…

I’m a PPD Survivor

oleh Sukma  diedit oleh Dian Astari “Kebanyakan suami diluar sana lupa, bahwa kami, seorang ibu baru, tidak pernah dibekali dengan pengetahuan yang cukup untuk membesarkan dan merawat anak, tidak ada satupun kurikulum di sekolah yang mengajarkan cara merawat dan membesarkan anak, kami mempelajari semuanya dari nol saat anak kami lahir.” Dear ibu, Seperti kebanyakan orangtua lain diluar sana, saya dan suami menjadi orang yang paling berbahagia saat diberi tahu dokter bahwa saya sedang mengandung anak pertama kami. Terlebih lagi, pada saat itu kami hanya tinggal berdua di negara orang, tanpa ada keluarga dekat bersama kami. Saya sangat menikmati masa kehamilan pertama saya, sampai tiba-tiba pada saat saya melakukan cek rutin pada bulan ke 4 saya dinyatakan menderita Gestational Diabetic, yaitu suatu kondisi yang menyebabkan saya seperti penderita penyakit diabetes, memiiliki kadar gula darah yang tinggi, dan hal itu bisa membahayakan kondisi ibu dan bayi pada saat melahirkan, sehingga saya diharuskan…

Navigate