Motherhood

If I’m happy, My Baby is happy too

“Sebenarnya saya hamil di luar rencana. Sebelum menikah, saya dan suami (terutama saya) sudah sepakat untuk menunda punya anak karena saya masih ingin berkarir dan suami saya juga masih sering bekerja di luar kota tiap bulannya untuk berminggu-minggu. Jadi menurut saya saat itu kondisinya masih tidak ideal untuk kami punya anak. Tetapi akhirnya karena alasan pribadi yang tidak bisa saya jelaskan disini, kami pun tidak berusaha untuk menunda punya anak. Ya tapi saya nggak nyangka sama sekali kalau setelah menikah saya langsung hamil. Saya ngerasa belum punya rencana  apapun pada saat itu. Jadi saat pertama tahu saya hamil, saya stres banget. Saya nangis sejadi-jadinya, saya berharap banget hasil di testpack itu negatif. Waktu itu saya langsung menelpon suami yang sedang  di luar kota dengan suara terputus-putus karena kondisi tempat kerja suami yang susah sinyal; sambil nangis saya bilang sama dia kalo saya hamil, tapi saya juga bilang ke dia kalau…

Your Mind is Your Garden

HaloIbu! Saya yakin Ibu tahu istilah garbage in – garbage out. Apapun yang kita keluarkan dari tubuh kita, baik itu energi, ucapan, gestur maupun perbuatan, adalah produk dari asupan yang kita izinkan memasuki sistem tubuh dan jiwa kita. Untuk menjadi #ibuberdaya, kita perlu memilah dan memproses semua asupan yang ‘layak’ masuk ke sistem kita. Sementara itu, setiap harinya tanpa sadar, Saya nyaris tidak bisa lepas dari social media. Minimal, 1 jam sesi buka Instagram deh dalam sehari. Scroll, scroll, scroll, dan diterpalah kita oleh berbagai asupan yang tidak semuanya positif. Pernah tidak Bu, merasa lelah atau tertekan setelah beberapa waktu sesi browsing di social media? Saya pernah loh. Menurut saya, itu adalah pikiran dan tubuh  saya memberi tanda bahwa asupan online sudan tidak lagi positif. Dr. Kenneth R. Pelletier, PhD, MD dari Stanford Center for Research in Disease Prevention pernah mengatakan, “Pikiran dan tubuh memiliki hubungan yang tidak bisa dipisahkan,…

Tak Gugur Harapan

“Saya menikah bulan Agustus 2015 dan beberapa bulan kemudian saya hamil. Kehamilan pertama saya di bulan Desember 2015 hanya bertahan selama 10 minggu hingga akhirnya dinyatakan keguguran bahkan setelah menjalani rawat inap selama seminggu di rumah sakit. Setahun kemudian, Desember 2016 saya hamil lagi. Kehamilan saya yang kedua ini bertahan hingga 12 minggu. Semua baik-baik saja, tidak ada yang dirasa lain, sampai waktunya jadwal Kontrol ke dokter kandungan dan ternyata denyut jantung janin saya sudah tidak ada. 2 minggu kemudian barulah saya merasakan sakitnya kontraksi hingga induksi untuk mengeluarkan janin saya. Pengalaman kedua ini sungguh membekas buat saya. Tapi saya tidak ingin berlarut-larut dalam kesedihan. Akhirnya 6 bulan kemudian saya kembali dinyatakan positif hamil. Tapi ternyata di usia kehamilan 8 minggu saya kembali mengalami keguguran. Saat itu baru saya mengetahui bahwa saya positif menderita pengentalan darah. Jadi total sudah 3 kali saya mengalami keguguran,” Dinda bercerita kepadaku. Saat pertama kali…

Accepting My Self

My Motherhood Journey started when I was 24 Years old. When I was pursuing my dream, learning life, trying to take the world one step at a time. Saya ingin mekar di dunia, terbang dengan angin, mengikuti suara hati. 24 tahun, rasanya mengenal dunia belum juga cukup. I was so driven to the future, I wasn’t even thinking about marriage, I just want to try everything and try to find out who I am. Universe is saying another thing. There’s a small miracle in my tummy. Satu keajaiban kecil yang muncul, yang ada saat itu masih saya bilang kesalahan. Saya masih berpacaran, baru berpacaran 2 bulan malah. I was so in love with this guy, but I don’t know if I want to spend the rest of my life with him. There, we are two youngster, being adult. Kebaya merah, penghias kepala, peci, kain batik, janur kuning, dan Mahija 3…

A circle of Beautiful Souls

Diperlukan keberanian untuk bercerita kepada orang lain tentang motherhood journey kita, terlebih lagi kepada orang yang sama sekali belum dikenal. Perasaan malu terlihat “lemah” dan takut ketika orang lain men-judge bahwa apa yang kita lakukan itu “salah”. Tidak mudah bagi Saya untuk membuka bagian “termanusiawi” dalam perjalanan cerita menjadi Ibu, karena ada pahit dan pedih disana dan ada orang-orang yang kita cintai dalam kisahnya.  Pergulatan batin, antara ingin mengatakan apa adanya atau memolesnya agar lebih manis, Saya alami saat pertama kali mengikuti Lingkaran Ibu vol. 1 di bulan Desember 2016. Namun, ketika Saya telah berada di dalam Lingkaran, duduk melingkar bersama Ibu lainnya dan mendengar kisah mereka, sesaat itu juga pergulatan batin Saya pun hilang. Rasa takut itu sirna, rasa malu itu lenyap. Saya khusyuk dalam prosesnya. Saya kembali menjadi bagian dalam Lingkaran Ibu vol. 4 pada hari Minggu, 23 April 2017 kemarin. Kali ini Saya duduk melingkar bersama 5…

Tips Move On Dari Kehilangan Anak

Dari Rasa Kehilangan si Buah Hati Penulis dan ilustrator Sessa Xuanthi  Disclaimer: Tulisan ini panjang, tapi bila Ibu memiliki teman yang kehilangan anaknya, atau Ibu kehilangan anak, you will love to read all of it. A gift for all mother from Sessa, HERSTORY.  Tulisan ini hanya sekedar curhatan ibu yang ditinggalkan bayi kesayangannya pada hari Selasa, 20 Januari 2016 lalu. Tulisan ini bisa saja meringankan beban sesama ibu-ibu senasib denganku. Tulisan ini semoga menginspirasi untuk selalu percaya dengan daya magis bersyukur. Tulisan ini hanya beberapa hal yang aku lakukan untuk meringankan beban kehilangan si tersayang, bukan melupakannya semoga meringankan sesama ibu-ibu senasib. Sembilan tips dari pengalaman saya mencoba move on dari kehilangan Alinea. 1. Bertanya dan Membaca Buku Sampai dengan tulisan ini dibuat, saya masih bertanya-tanya tiada henti.  Kenapa ya? Why why why? Harus banget yah? dan sebagainya, dan sebagainya, dan lain-dan lain. Awalnya saya rajin bertanya pada pemuka agama…

Memilih Bra untuk Kehamilan dan Menyusui

Saat hamil pertama, saya tidak pernah dapat guidance dari Ibu saya untuk membeli bra baru. Keluarga saya dan teman-teman juga tidak pernah menyarankan. Saat kahamilan trimester pertama, tubuh saya tidak mengalami perubahan bentuk yang signifikan. Bra saya masih muat. Saat diakhir trimester kedua, memasuki trimester ketiga, rasa-rasanya menggunakan bra yang sama, kok sesak sekali. Sampai-sampai punggung dan bagian bawah payudara perih karena bra yang terlalu ketat. Wah, tubuh kita bermetamorphosis yah Ibu, payudara kita membutuhkan ruang untuk tumbuh untuk mengalirkan susu ,  bagian tulang rusuk juga membesar.  Our maternal body is kicking. Bra yang nyaman dibutuhkan untuk support fungsi tubuh kita yang baru ini. One rule for sure, tight aint right. Perlu diingat , tiap perempuan memiliki tubuh yang berbeda, unik seperti diri kamu. Kamu bisa aja merasakan payudaramu tumbuh dari trimester pertama hingga trimester ketiga terus membesar. Salah satu teman saya memiliki payudara yang membesar pada saat trimester pertama…

How To Be A Single Mom

How To Be A Single Mom “Saya orangtua tunggal.” Kalimat itu sudah sering saya ucapkan. Dulu saya merasa risih dan sering kali harus saya ucapkan setengah berbisik tetapi sekarang sudah mulai terbiasa. Ketika saya menikah terbayang di impian saya untuk hidup bersama dengan pasangan saya dalam sehat dan sakit dan dalam susah dan senang; sampai ajal memisahkan kita. Namun hidup pernikahan impian saya kandas, pada usia pernikahan yang sangat muda. Saya menjadi janda cerai yang ditinggal oleh pasangan saya ketika usia pernikahan kami baru memasuki usia 5 tahun. Menjadi janda cerai, khusunya dengan stigma negatif yang ada di masyarakat kita dan budaya Timur kita, adalah hal yang sangat tidak nyaman. Saya beruntung memiliki keluarga yang sangat mendukung saya pada saat yang sulit ini. Mereka hanya meminta fakta lalu membimbing saya untuk menyelesaikan masalah saya dari awal hingga pada akhirnya keluar surat keputusan dari pengadilan. Namun dari lingkup pertemanan banyak orang yang mempertanyakan perihal perceraian saya. Hal yang diihat sebagai tabu ini bagaikan pisau bermata dua,…

Depresi: Sebuah Pengakuan Yang Tertunda

“Keadaan/ masalah pada psikis seseorang yang bisa disebabkan dari berbagai hal baik faktor luar atau dari diri sendiri yang kemudian bisa mengakibatkan masalah juga untuk fisik orang tersebut” – F “Depresi itu orang yang punya banyak pikiran, masalah tapi ga mau atau ga bisa untuk sharing jadinya semua numpuk sendiri, outcomenya (yang dilihat oleh orang lain) orang lain jadi kayak orang tertekan, stress diam-diam,” – I “Depresi itu ketidakmampuan menghadapi tekanan,” – A “Depresi ituuu, waktu ada tekanan batin yang mendalam sampai ke pembuluh-pembuluh hati..” – N Halo Ibu, Itulah jawaban teman-teman ketika saya tanya apa sih arti depresi menurut mereka. Ada tiga hal yang dapat saya jadikan benang merah pengertian depresi yaitu masalah (baik dari luar atau dalam diri kita sendiri) yang tidak sesuai ekspetasi mengakibatkan stress, dan tidak bisa diceritakan. Depresi jadi momok yang dihindari orang, tak hanya istilahnya tetapi juga penderitanya. Penderita depresi dijauhi, dikucilkan bahkan mendapatkan…

Ibu disayang Ibu lain

Ditulis Irnanur Shahbanu Diedit ole Ashtra “Walaupun baru pertama kali ketemu, tapi enggak ada rasa canggung ataupun malu untuk bercerita tentang keluh kesah, kesulitan, kesedihan, kemarahan dan tentunya kebahagiaan menjadi Ibu. Terima kasih @haloibu.id sudah menyediakan lingkaran yang hangat dan nyaman ini” (Agatha – Peserta Lingkaran ibu volume 2 – Ibu dari 1 anak laki-laki) Tanggal 22 Januari 2017 lalu, 13 Ibu duduk melingkar, bercerita, berpegangan tangan dan sharing  di acara postpartum support group, “Lingkaran Ibu Volume 2”. Kegiatan berbagi cerita ini tujuannya untuk release stress, release perasaan. Saat berada dalam lingkaran kamu bisa bertemu dengan ibu lain dan bertukar pengalaman serta pengetahuan serta disayang oleh ibu lainnya. So, when your back to your real  life with your lovely children and your family, you can feel better about yourself and you know what you have to do next. Apa isi Lingkaran ibu? Tema tiap lingkaran Ibu berbeda, kali ini bertema self-love, atau…

Navigate