Gentle Birthing

36-37 Weeks Pregnant : Receiving and Surrender

Saya ingin sekali posting atau cerita apa yang saya lalui di Ubud, tapi saya bingung mau mulai darimana, terlalu banyak cerita, terlalu banyak stimulan bila harus di post di instagram post dalam 100 kata. Ah, betapa beruntungnya  saya bisa mengalami semua ini. Saya bisa berada di tengah perempuan-perempuan dari pelbagai belahan dunia yang mendedikasikan waktu dan hatinya untuk perempuan-perempuan lain yang sedang hamil ataupun dalam masa transisi, postpartum. Bisa berada dekat dengan alam, dengan mother earth, serta dekat dengan kesadaran dalam diri. Kok, bisa yah saya mengalami ini semua? mungkin jawabannya…….Surrender. Postpartum the transition Buat saya melahirkan merupakan proses yang sangat indah, deg-degan, ditunggu-tunggu, dan ingin saya nikmati. Maka jadilah saya seorang birth doula. Bercita-cita menemani perempuan, dan memastikan perempuan bisa merasakan kekuatan yang Ia miliki saat melahirkan. It’s the most beautiful thing, if we are allowing our body, our baby, to connect and receive. Dan tak lupa upaya pemberdayaan…

Melahirkan Dimana?

Buatku trimester ketiga, trimester penuh emosi, tubuh membawa beban lebih besar,, hormon meningskat tajam mermbuat mata mudah basah.  Pinggang juga seakan setuju memperlambat langkah. Kalau jalan-jalan sudah tak lagi bisa berbohong, banyak yang julukin “BUMIL’.  Trimester ini juga trimester final, kegundahan ditambah karena bayi dengan tendangan bagai pesepak bola, membuat tubuh kurang tidur, tanda juga hari H semakin dekat, hari H saya akan ketemu my blind date. Some one I truly love, who give me guidance, membuat saya kepikiran sepanjang waktu, my baby. The most challenging last 3 months, but the most awaited time. Rasanya saya pingin cerita semuanya. Mau cerita, saya bahagia dan super nervous, mau cerita kehamilan saya tidak melulu lancar. Sampai titik ini, walau saya seorang doula, saya terus belajar mengenali diri saya dan bayi. Terus mencari tahu bagaimana bisa hamil yang nyaman dan damai, terus cari tahu cara melepas dan meredam . Kali ini saya mau…

Pregnancy : An Ups and Down Spiritual Journey

Akhir Trimester kedua dan ketiga membuatku berpikir, merefleksikan semua gerakan tubuh saya. Every pregnancy is different, it have different experience compare to  the others, father and everyone in mothers circle is affecting the pregnancy.  Walau saya doula, kehamilan tak melulu lancar, ada kalanya capek sekali sampai kesal dan badan sakit.    Saya ingin sharing beberapa highlight pada kehamilan kedua ini. Saat badan mulai Capek, berhenti. Benar-benar berhenti. Beberapa hari yang lalu, saya pergi ke depok, menemui Bidan Erie Marjoko. Bidan kami saat kehamilan dan persalinan Mahija. Saya pergi sendirian, karena rumah saya di Jakarta Barat, dan ke Depok lumayan Jauh, maka saya naik taksi online. Perjalanan memakan waktu 1,5 jam. Untuk ukuran Ibu hamil 31 Minggu, pantat saya sudan lumayan pedas rasanya, pinggang pegal sekali. Pulang dari sana memakan waktu yang sama, 1,5 jam. Saya janjian makan siang degan Ray yang bertugas menjemput Mahija pulang sekolah. Sampai di…

Dear Ayah, Terimakasih!

Best thing you could probably do as a father is make sure they see how you love their mother. –unknown Selama ini kita selalu mengatakan bahwa ikatan hubungan yang paling kuat adalah antara seorang ibu dan anaknya. Bila anak memiliki prestasi dan berkelakuan baik maka yang dipuji adalah ibunya. Berlaku sebaliknya, bila si anak tidak berprestasi, melakukan kesalahan, bahkan berlaku kuran baik maka yang langsung disalahkan tentu saja juga ibunya. Padahal peran dan perilaku ayah dalam keluarga ikut mempengaruhi perilaku si anak. Bahkan terkadang kasih sayang ayah memiliki pengaruh yang lebih besar pada anak daripada kasih sayang ibunya. Kita sering mendengar istilah baby blues dan pos-partum depression yang terjadi pada ibu, tapi apakah ibu tahu bahwa ayah juga mengalami hal-hal tersebut. Mungkin tidak tepat sama seperti yang kita rasakan sebagai perempuan, namun ayah juga merasakan ‘jetlag’ yang kita rasakan ketika bayi lahir dan tiba-tiba dia harus bertanggungjawab penuh sebagai seorang…

Trimester Pertama : Stop and Listen

Buat saya kehamilan adalah sesuatu yang luar biasa, saya jatuh cinta dengan semua apa yang tubuh saya lakukan. For me, being pregnant is a miracle, menumbuhkan satu makhluk hidup dalam perut, ah rasanya tidak mungkin, saya yang sembrono, kadang  meledak-ledak bisa diberikan Tuhan Alam Semesta, kehidupan lain di perut saya. Bahkan semua keajaiban di hidup saya terjadi karena kehamilan. Tapi keajaiban tidak melulu dimulai dengan indah dong. Kalau kamu sudah lama mengikuti blog @haloibu.id, pasti tahu bahwa dulu saya hamil saat baru berkenalan dengan Ray selama 3 bulan, kami menikah saat saya mengandung Mahija 3 bulan, dan melahirkan saat menikah 6 bulan. Everything was fast, I cant event digest. Memulai kehamilan bukan momen terfavorit dalam hidup saya. Memberitahukan semua orang tentang saya akan menikah dan hamil apalagi. Lima tahun lalu rasanya saya tidak suka dengan topik kehamilan. I hated it. Tapi saat hamil saya bisa berdamai, bertemu Robin Lim, Lanny Kuswandi, Reza…

Kenapa pakai Doula saat Melahirkan?

picture by http://www.bjornahoen.com/ Menjadi Doula, dan Paket Doula Ini pertanyaan yang sering Saya dapatkan. Selain itu beberapa pertanyaan ini juga masuk ke  dalam bursa. Atau Apa Sih Doula?  Service Doula apa ajah Sih? Kan sudah punya dokter, kenapa pakai Doula? Apa Doula seperti bidan? Pertanyaan-pertanyaan ini juga dulu yang terbesit dalam otak Saya ketika akan menggunakan Jasa  Doula, saat melahirkan. Bahkan saat Saya melahirkan, sudah Di temani bu Lanny Kuswandi, sudah merasakan Kasih sayang Doula, Saya belum tahu apa sebenernya pekerjaan Doula. Dalam artikel ini Saya akan menjelaskan Apa Sih peran doula, dan Servis atau Jasa Apa yang diberikan Doula. What is Doula? Doula dalam bahasa Yunani Kuno berarti perempuan yang melayani perempuan lain. Dalam Dunia modern, Doula mempunyai Arti Mothering the Mother. Menjadi Ibu untuk  ibu. Menurut DONA International, a trained professional who provides continuous physical, emotional and informational support to a mother before, during and shortly after childbirth to help her…

My Breastfeeding Journey : Prepared It Since I’m Pregnant

Memulai dan Menyapih dengan Cinta ASI booster, husband role, inferted nipples, toungetie, and no milk after 2 days Buat saya menyusui diawali dengan tidak sulit, air susu sudah kekuar sedari hamil. Saat Mahija Inisiasi Menyusui Dini (IMD) , susu saya langsung keluar, Mahija semangat menyusui. Tapi ini semua tidak serta merta terjadi, banyak persiapan yang saya dan suami lakukan. Benar, suami saya juga ikut serta 150 persen membantu . Menurut Ibu Robin Lim, keberhasilan ASI adalah keberhasilan Ayah. Yang kami persiapkan adalah membaca buku, mendengarkan pengalaman Ibu lain dalam memberi ASI, rajin endorphine massage, kepercayaan diri serta mental dan keras kepala. My Obstacles / Cons  Unsupportive Mother The “Unfilter Talking” Society My nipples hurt, milk block on my breast The hurting back The Unbreast-sex for 2 years My Pro Its free, I’m saving more than 2 million per month for milk. The most natural way I know, My child is…

Stretch Mark itu Bukan Takdir

Tapi harus berusaha! Disclaimer:                                                                                                                                         Ini bukanlah persetujuan terhadap standar kecantikan tertentu yang menyatakan perempuan cantik adalah yang berkulit porselen atau tidak memiliki stretchmark. Artikel ini ditulis untuk memberi insight bahwa mitos dan hal yang biasa terjadi saat hamil memiliki penjelasan dan bisa dipelajari. Stretch mark adalah salah satu hal yang bikin saya  (dulu) males/takut hamil. Belum hamil saja aku sudah punya banyak stretch mark putih di paha dan betis hasil peregangan kulit semasa remaja. Gimana nanti kalau hamil? Cupu, ya. Masa takut hamil gara-gata stretch mark hehe tapi sungguh, masalah stretch mark ini sempat bikin nggak bisa tidur! Setiap hari aku bertanya-tanya, apakah stretch mark itu takdir? Stretch mark yang muncul di masa remaja memang bikin saya agak nggak pede tadinya. Bertahun-tahun (di tengah gempuran majalah remaja yang menampilkan cewek-cewek ‘cantik’ mulus nan halus), saya berjuang melawan citra diri, berjuang menerima diri sendiri dan mengakui dengan lapang dada kalau…

Contoh Birth Plan

Walaupun kami ingin melahirkan di rumah dengan damai. Kami tetap berusaha membuat perencanaan melahirkan yang tepat. Saya membuat 2 birth plan. Satu untuk di rumah, dan satu lagi perencanaan melahirkan secara sesar di rumah sakit. Kami ingin berjaga. Birth plan tidak melulu ketat, tapi fleksibel dengan keadaan. Yang paling penting, Ia harus dikomunikasikan dengan dokter, bidan, dan pendamping persalinan Anda, mungkin suami atau orangtua Anda. The best part of our birth is, My husband never leave my sight, his enggage. Thats why its our birth, Ashtra,Ray and Mahija. Alhamdulilah, kepada sang widi, praise to lord, Mahija and us been communicating so well,  she always answers our question regarding how she wants to arrive in this world. We knew how she want it, and thats how she did it. Homebirth on our bed. For mothers to be, For my pregnant friendS, this one for you. SAAT DALAM PERSALINAN (KALA 1) 1. Tetap…

My Pregnancy Loving Journey

Buat saya, hamil dimulai dengan tidak nyaman. Saya tidak menginginkannya. It was a rough beginning for me. Butuh waktu untuk menyesuaikan diri menyukai apa yang saya alami. Saya bahagia dengan tumbuhnya satu mahluk kecil di dalam perut, tapi di satu sisi saya belum siap dengan tanggung jawab baru ini. So I try to find peace with my self and my pregnancy. Tulisan ini saya tulis pada saat hamil Mahija. Tadinya saya ingin merevisi, tapi saya pikir this the real talk, the honesty. So, here it is, my profound journey. Ubud, Jum’at 3 Mei 2013 Prolog Mataku perih. Hari ini silaunya matahari tak terelakan. Ditengah birunya langit, segarnya wangi bunga-bunga mengobati kerinduanku akan alam. Walau aku  aku tak pernah tinggal di hutan, atau nyaris dekat  dengan hutan, hutan beton Ibukota memuakkan pernafasan dan penglihatanku. Janji kesegaran dan kesejukan pagi hari oleh para pujangga sudah terbenam oleh asap kebut-kebutan kendaraan. Pernah satu…

Navigate