Ashtra Effendy

10 Posts Back Home
Mahija's Ibu. Former journalist turn mother, turn blogger, turn doula.

Babywearing : menggendong dengan aman & nyaman

“Awalnya dari kegemaran menggendong sejak anak pertama saya lahir 2013. Banyak baca artikel maupun buku tentang menggendong, mengenal jenis-jenis gendongan, penasaran dengan jenis dan merk gendongan, enggak terasa punya cukup banyak gendongan (11 gendongan ketika anak pertama berumur 2 tahun). Anak kedua lahir, lanjut lagi belajarnya, kali ini belajar jenis gendongan woven wrap, dan jumlah gendongannya bertambah. Hingga akhirnya memutuskan untuk menjadi praktisi menggendong karena berawal dari hobi, dan praktek sehari-hari. Beberapa bulan yang lalu, akhirnya saya memutuskan untuk mengambil kursus menggendong dari Die Trageschule – Dresden, Jerman, yang merupakan sekolah pertama menggendong di dunia“. Kali ini haloibu berkesempatan untuk berbincang dengan Maria Golda, seorang Konsultan Babywearing di Indonesia. Babywearing merupakan kegiatan menggendong bayi dengan menggunakan alat bantu gendong yaitu: gendongan. Sebenarnya babywearing bukanlah hal baru. Budaya menggendong sudah dipraktekkan sejak jaman peradaban kuno. Namun budaya menggendong sempat menurun seiring perkembangan zaman. Padahal kegiatan menggendong ini memiliki banyak sekali manfaat…

Tetap asyik tanpa panik selama mbak mudik lebaran.

Momen lebaran selalu jadi “family time”yang ditunggu-tunggu, jelas karena maknanya sangat besar tapi juga kesempatan untuk silaturahmi yang dikondisikan menjadi berkesan. Kepulangan asisten rumah tangga maupun mbaknya si adek, justru menjadi bonus sendiri buat keluarga kecil kami karena itu berarti saatnya “quality time” bersama 24 jam berempat (ayah, bunda, kakak raya dan adek garda). Sejak dulu, mind set saya dan suami cuma satu, menikmati semua momen kebersamaan dan percaya bahwa semua pasti bisa dikerjakan bersama-sama. Jadi begitu harus pulang kampung, tanpa mbak, buat kami sangat tidak apa-apa. Kalau Lelah pasti ada, tapi jika yang diingat lelahnya pasti bertambah berkali lipat hahaha. Jadi yang kami siapkan selama tidak ada asisten rumah tangga biasanya 3 hal ini, dan simple banget : Pertama, berbagi tugas dengan semua anggota keluarga. Misalnya ayah sukanya memasak dan mencuci, bunda take care anak-anak dan bersih-bersih serta kakak sudah bisa membantu untuk berberes baju dan kamar.Ini juga sebenarnya berlaku…

36-37 Weeks Pregnant : Receiving and Surrender

Saya ingin sekali posting atau cerita apa yang saya lalui di Ubud, tapi saya bingung mau mulai darimana, terlalu banyak cerita, terlalu banyak stimulan bila harus di post di instagram post dalam 100 kata. Ah, betapa beruntungnya  saya bisa mengalami semua ini. Saya bisa berada di tengah perempuan-perempuan dari pelbagai belahan dunia yang mendedikasikan waktu dan hatinya untuk perempuan-perempuan lain yang sedang hamil ataupun dalam masa transisi, postpartum. Bisa berada dekat dengan alam, dengan mother earth, serta dekat dengan kesadaran dalam diri. Kok, bisa yah saya mengalami ini semua? mungkin jawabannya…….Surrender. Postpartum the transition Buat saya melahirkan merupakan proses yang sangat indah, deg-degan, ditunggu-tunggu, dan ingin saya nikmati. Maka jadilah saya seorang birth doula. Bercita-cita menemani perempuan, dan memastikan perempuan bisa merasakan kekuatan yang Ia miliki saat melahirkan. It’s the most beautiful thing, if we are allowing our body, our baby, to connect and receive. Dan tak lupa upaya pemberdayaan…

Melahirkan Dimana?

Buatku trimester ketiga, trimester penuh emosi, tubuh membawa beban lebih besar,, hormon meningskat tajam mermbuat mata mudah basah.  Pinggang juga seakan setuju memperlambat langkah. Kalau jalan-jalan sudah tak lagi bisa berbohong, banyak yang julukin “BUMIL’.  Trimester ini juga trimester final, kegundahan ditambah karena bayi dengan tendangan bagai pesepak bola, membuat tubuh kurang tidur, tanda juga hari H semakin dekat, hari H saya akan ketemu my blind date. Some one I truly love, who give me guidance, membuat saya kepikiran sepanjang waktu, my baby. The most challenging last 3 months, but the most awaited time. Rasanya saya pingin cerita semuanya. Mau cerita, saya bahagia dan super nervous, mau cerita kehamilan saya tidak melulu lancar. Sampai titik ini, walau saya seorang doula, saya terus belajar mengenali diri saya dan bayi. Terus mencari tahu bagaimana bisa hamil yang nyaman dan damai, terus cari tahu cara melepas dan meredam . Kali ini saya mau…

Pregnancy : An Ups and Down Spiritual Journey

Akhir Trimester kedua dan ketiga membuatku berpikir, merefleksikan semua gerakan tubuh saya. Every pregnancy is different, it have different experience compare to  the others, father and everyone in mothers circle is affecting the pregnancy.  Walau saya doula, kehamilan tak melulu lancar, ada kalanya capek sekali sampai kesal dan badan sakit.    Saya ingin sharing beberapa highlight pada kehamilan kedua ini. Saat badan mulai Capek, berhenti. Benar-benar berhenti. Beberapa hari yang lalu, saya pergi ke depok, menemui Bidan Erie Marjoko. Bidan kami saat kehamilan dan persalinan Mahija. Saya pergi sendirian, karena rumah saya di Jakarta Barat, dan ke Depok lumayan Jauh, maka saya naik taksi online. Perjalanan memakan waktu 1,5 jam. Untuk ukuran Ibu hamil 31 Minggu, pantat saya sudan lumayan pedas rasanya, pinggang pegal sekali. Pulang dari sana memakan waktu yang sama, 1,5 jam. Saya janjian makan siang degan Ray yang bertugas menjemput Mahija pulang sekolah. Sampai di…

Trimester Pertama : Stop and Listen

Buat saya kehamilan adalah sesuatu yang luar biasa, saya jatuh cinta dengan semua apa yang tubuh saya lakukan. For me, being pregnant is a miracle, menumbuhkan satu makhluk hidup dalam perut, ah rasanya tidak mungkin, saya yang sembrono, kadang  meledak-ledak bisa diberikan Tuhan Alam Semesta, kehidupan lain di perut saya. Bahkan semua keajaiban di hidup saya terjadi karena kehamilan. Tapi keajaiban tidak melulu dimulai dengan indah dong. Kalau kamu sudah lama mengikuti blog @haloibu.id, pasti tahu bahwa dulu saya hamil saat baru berkenalan dengan Ray selama 3 bulan, kami menikah saat saya mengandung Mahija 3 bulan, dan melahirkan saat menikah 6 bulan. Everything was fast, I cant event digest. Memulai kehamilan bukan momen terfavorit dalam hidup saya. Memberitahukan semua orang tentang saya akan menikah dan hamil apalagi. Lima tahun lalu rasanya saya tidak suka dengan topik kehamilan. I hated it. Tapi saat hamil saya bisa berdamai, bertemu Robin Lim, Lanny Kuswandi, Reza…

#Charitees

Buat saya kata-kata mempunyai kekuatan besar dan kuat. Keberdaan kita di dunia ini, peradaban di dunia ini di mulai dari tulisan. Pengetahuan dapat turun menurun dirasakan semua orang karena tradisi menulis. Fast foward, zaman social media seperti sekarang, 160 karakter di twitter bisa menggerakkan massa untuk demo, caption instagram bisa membuat satu dunia posting #ootd atau #throwbackthursday . Kata-kata menjadi indah dan manfaat jika diputuskan, tapi kata-kata bisa juga jadi satu yang negatif kalau kita meyakini dan membiarkan. Satu comment pada postingan seperti ;   ‘kenapa anak kamu pakai metode BLW sic ? ‘, ‘Ngapain sic lahiran di rumah?’ , ‘Hah. kamu cesar’, ‘Kamu jadi ibu rumah tangga? yakin’ , ‘ Bekerja? mau Nelantarin anak ?’.  https://www.youtube.com/watch?v=MFmw_7Zme_A Little words, with strong effects. Januari 2017, satu hari setelah Presiden Donald Trump inagurasi, perempuan berbaris, berjalan bersama menyerukan suara mereka. Suara-suara kesetaraan hak perempuan pada semua area. Salah satunya hak…

Relationship Goals ?

Saya masih ingat, saat di awal umur 20 tahunan, goal besar dalam bidup saya adalah menjadi sukses. Menjadi sukses secara finansial, karier dan seperti kebanyakan jiwa muda menjadi terkenal dengan apa yang saya lakukan. Saat masih duduk dibangku kuliah, saya akan pergi melanglang buana mencari kegiatan untuk memenuhi kebutuhan diri. Singkatnya, biar eksis. Saya mendaftar siaran di radio lokal, menjadi fashion stylish di sebuah majalah lokal, sampai menjadi MC di acara tradisional di pusat kebudayaan setempat, padahal saya bukan berasal dari sunda.   I just want to create, make a  different, and have achievement. Lahir dan besar di Jakarta, saya terbiasa mempunyai goal, dan bersaing dengan orang lain. Di Ibukota saya selalu bergerak cepat. Saya suka merasa bersalah hanya berada di rumah tak melakukan apapun. Saya hanya tahu, kalau saya punya banyak kegiatan saya keren. I was so drawn by having a lot of things in life. Kalau saya ingat…

Accepting My Self

My Motherhood Journey started when I was 24 Years old. When I was pursuing my dream, learning life, trying to take the world one step at a time. Saya ingin mekar di dunia, terbang dengan angin, mengikuti suara hati. 24 tahun, rasanya mengenal dunia belum juga cukup. I was so driven to the future, I wasn’t even thinking about marriage, I just want to try everything and try to find out who I am. Universe is saying another thing. There’s a small miracle in my tummy. Satu keajaiban kecil yang muncul, yang ada saat itu masih saya bilang kesalahan. Saya masih berpacaran, baru berpacaran 2 bulan malah. I was so in love with this guy, but I don’t know if I want to spend the rest of my life with him. There, we are two youngster, being adult. Kebaya merah, penghias kepala, peci, kain batik, janur kuning, dan Mahija 3…

Meet Up to Grade Up

5 Wisdom From Najwa Shihab oleh Ashtra Dymach Tanggal 16 Mei  2017 lalu, haloibu diundang oleh ke acara Meetup Ucita Pohan . Ini adalah acara Meet Up yang ke 3, mengundang Najwa shihab. Seorang Ucita Pohan yang merepresentasikan energi muda, popular culture bertemu dengan Najwa Shihab yang lugas dan identik dengan isu politik. Ucita berhasil membuat Najwa menjadi sosok yang  lebih santai dan friendly . Pada acara Meet Up Ucita Pohan kemarin, saya seperti mendownload banyak informasi , banyak inspirasi. Meet Up to Grade Up my brain. I would like  to share with you, this is 5 Wisdom I got from Najwa Shihab. You Need to Keep Up or You Will be forgotten Kita harus siap dengan perubahan atau kita akan dilupakan. Zaman terus berubah, banyak hal baru, banyak yang harus dipelajari. Najwa bercerita, Ada seorang pelukis yang mempunyai kemampuan melukis mirip sekali dengan aslinya, dengan objek yang dilukisnya. Sampai-sampai…

Navigate