Fosa

3 Posts Back Home
TRIFOSA DEWI, atau yang akrab disapa Fosa, lahir di Kota Magelang, 13 Juli 1986. Ia memulai kariernya sebagai presenter dan penulis skrip di sebuah stasiun televisi berlangganan. Setelah itu kariernya berlanjut sebagai penulis di salah satu majalah wanita terbesar di Indonesia. Sejak memiliki buah hati, ia memutuskan untuk bekerja sebagai penulis lepas. Ia juga terlibat aktif dalam beberapa kegiatan sosial dan pelayanan gereja.

MENGGUNTING DAN MENEMPEL : Aktivitas sederhana nan kaya manfaat

Aktivitas sederhana nan kaya manfaat Dear Ibu, Apa yang paling sering Anda lakukan bersama anak-anak di rumah? Membuatkan mainan dari kardus, bermain dough, menyusun lego atau pretend play? Pasti seru sekali menghabiskan waktu dengan si kecil yang semakin hari semakin pintar. Tapi seringkali, kita seperti kehabisan ide. Saya pun begitu. Noah, anak saya yang dua bulan lagi berusia 3 tahun, senang sekali minta dibuatkan mainan dari aneka printables dan disusun dalam sebuah buku, busy book. Biasanya saat dia tidur atau sedang asyik dengan mainannya, Saya ngebut mencari materi busy book, print, laminating, gunting dan tempel. Ada kalanya, saya keteteran. Materi yang lain belum jadi, tetapi Noah sudah bosan dengan materi yang ada. Siapa yang suka begini? Tapi kegiatan membuat kartu lebaran pop-up bersama Ganara Art dan Hewlett-Packard Indonesia (Hp) di Ganara Art Gallery, Senayan City, beberapa waktu lalu, menginspirasi Saya. Seru sekali menyaksikan para ayah dan ibu bersama-sama membuat kartu…

MONTESSORI DI RUMAH SEMUDAH MENUANGKAN AIR

Montessori itu semudah melibatkan anak untuk membersihkan meja di rumah dan memanfaatkan bahan makanan di dapur. Tidak percaya? Metode Montessori berawal dari pengalaman seorang dokter yang beralih menjadi pendidik, Dr. Maria Montessori. Ia melakukan pendekatan kepada 50-60 anak usia 3-6 tahun di Casa dei Bambino, Italia. Kebanyakan anak-anak tersebut kekurangan gizi dan lambat berkembang. Montessori melakukan observasi cara menangani anak-anak tersebut. Kini, metodenya banyak diadopsi di seluruh dunia. Seperti yang diungkap dalam buku Montessori di Rumah yang ditulis Elvina Lim Kusumo, pendiri IndonesiaMontessori.com, ide utama Montessori adalah memperlakukan anak dengan respek/hormat, mempersiapkan lingkungan yang mendukung kegiatan anak dan sesuai dengan kebutuhan anak, menyiapkan materi dan membebaskan anak mengerjakan kegiatan yang mereka inginkan, melatih anak untuk mengoreksi kelalaian atau kesalahan yang mereka buat sendiri, memberi kesempatan anak untuk bekerja sesuai ritme mereka sendiri dan mengobservasi kesiapan anak untuk mempelajari hal baru. Pendekatan Montessori dibagi menjadi dua bagian. Pertama, work, kegiatan yang dilakukan…

TAMAN HATI

Dear Ibu, Memiliki anak batita atau balita, sudah pasti jadi kesenangan sekaligus tantangan tersendiri untuk Ibu. Perkembangan mereka yang pesat setiap hari, tingkah lucunya hingga kata-kata baru yang keluar dari bibir kecil mereka bisa jadi semangat tersendiri untuk kita. Namun tak bisa dipungkiri, sering kali keterbatasan kita sebagai seorang ibu adakalanya diuji. Ketika anak mulai rewel dan bersamaan Ibu sedang menghadapi banyak pekerjaan dan sejumlah aktivitas, kadang kala kita gemas dan terlontarlah begitu saja kata-kata yang seharusnya tidak kita ucapkan kepada anak. “Kamu nakal sekali, sih!” “Kamu tidak nurut ya sama Mama. Nanti Mama hukum!” “Jangan cengeng dong, Nak, masa begitu saja kamu nangis!”             Saya mengerti, bahwa Ibu pasti tahu bahwa contoh kata-kata di atas bila diucapkan terus menerus, bisa menjadi stigma yang melekat seumur hidup pada diri anak. Mereka akan berpikir: Oh, saya anak nakal karena tidak nurut sama Mama atau saya anak cengeng jadi wajar saja saya…

Navigate