Sesi Makan yang Menyenangkan

Saat anak mulai memasuki usia MPASI pastinya kita sibuk mempersiapkan segala sesuatunya ya Ibu. Mulai dari peralatan makannya, peralatan untuk memasak MPASI yang biasanya disiapkan tersendiri berbeda dari peralatan memasak keluarga, hingga resep-resep yang akan dibuat. Tapi ada satu hal yang paling penting dari semua itu Ibu, yaitu membekali diri dengan ilmu-ilmu tentang metode MPASI yang akan kita pilih.

Salah satunya adalah metode Baby Led Weaning. Metode pemberian MPASI yang berawal dari Inggris ini adalah membiarkan anak menyuapi dirinya sendiri saat ia belajar makan di usia 6 bulan. Baby Led Weaning ini menekankan pada kemampuan anak untuk mengunyah makanan yang agak padat. Jenis makanan yang sesuai untuk Baby Led Weaning adalah finger food, yaitu makanan apapun yang dapat diambil oleh tangan mungil si bayi.

Hari Jumat, 16 Februari 2018 kemarin haloibu berkesempatan diundang ke Sharing Session yang dipersembahkan oleh Ibu Andien Aisyah: Belahan Jantungku Vol. 02. Sharing session ini membahas tentang MPASI sebagai pengalaman makan yang menyenangkan dengan pembicara dr. Ratih Ayu Wulandari, IBCLC. Sharing session berlangsung dengan sangat seru dan menarik. Para peserta sangat antusias mendengarkan penjelasan dr. Ratih hingga melemparkan berbagai pertanyaan yang masih membingungkan bagi mereka tentang MPASI, khususnya metode Baby Led Weaning.

Sesi makan untuk anak haruslah menjadi pengalaman yang menyenangkan. Terkadang bila kita sudah menyiapkan makanan untuk menyuapi anak malahan anak kita lebih banyak menolak dan menginginkan makanan yang dipegang oleh ibunya atau orang di sekitarnya. Oleh karena itu kita bisa mencoba memberikan makanan kepada si kecil dengan ukuran yang dapat dipegangnya dan cukup aman untuk tidak membuatnya tersedak, tentunya tetap kita awasi ya Ibu. Anak biasanya makin bersemangat untuk makan sendiri apabila ia melihat piring dan makanan kesukaannya telah terhidang. Resikonya? Berantakan di mana-mana. Tapi kita bisa menyiasatinya dengan memberikan alas plastik di bawah tempat makannya agar kegiatan bersih-bersih tidak terlalu menguras waktu dan tenaga. Selain itu kita tidak perlu khawatir bila makanan yang kita siapkan dalam bentuk finger food tidak akan memenuhi gizi yang diperlukan anak, menu 4 bintang yang menjadi standar menu makanan MPASI bisa diraih dalam sehari, tidak perlu dalam sekali makan. Anak juga bisa menikmati menu makanan yang biasanya dimakan oleh keluarga dalam versi MPASI. Contohnya pada sharing session ini ada sesi memasak Mangut Lele dan Bubur Sumsum untuk MPASI.

Sebagai tambahan dalam menerapkan metode Baby Led Weaning ini juga ada hal-hal yang perlu kita perhatikan ya Ibu, terutama status gizi anak harus baik, berat badan selalu naik, dan tidak ada masalah dengan kenaikan berat badan; selain itu juga metode ini dapat diterapkan bila anak sudah tertarik untuk menggenggam makanan dan memasukkannya ke mulutnya.

Yang paling penting dalam mewujudkan sesi makan yang menyenangkan adalah memahami bahwa anak kita juga manusia, yang memiliki preferensi makanan tertentu, kadang berselera makan, kadang juga tidak sedang berselera makan, terkadang bisa menghabiskan makanan porsi besar dalam sekali makan, namun kadang juga hanya bisa menghabiskan porsi yang sedikit tetapi frekuensinya sering. Jadi mari kita melepaskan segala ekspektasi dan bertualang rasa bersama anak-anak kita.

Bagaimana dengan Ibu? Punya cerita tentang sesi makan bersama anak? Sharing yuk, Ibu.

 

 

 

Leave A Reply

Navigate