Festival Lahir

“Saat seorang anak lahir ke dunia, seorang ibu pun terlahirkan.” – unknown.

Minggu, 19 Desember 2017 lalu merupakan hari yang istimewa untuk Nujuh Bulan Studio karena mereka merayakan ulangtahunnya yang kedua dengan mengadakan event Festival Lahir. Festival Lahir adalah sebuah acara untuk merayakan kekuatan perempuan dalam perjalanan kehamilan, persalinan, dan menjadi seorang ibu. Dukungan penuh kepada ibu sangatlah penting karena ibu adalah tonggak utama keluarga, pendidik terbaik untuk anak sebagai penerus bangsa, generasi masa depan. ‘Karena setiap ibu perlu dukungan dan setiap insan perlu sosok ibu’, tagline itulah yang menjiwai Festival Lahir, untuk merayakan kelahiran ibu, bayi, dan semua yang terlahir baru dalam momen melahirkan.

Bertempat di Bumi Apsari, Jakarta Selatan, Festival Lahir dikemas dengan sangat indah. Dihiasi dengan  foto-foto persalinan yang disusun dalam rangkaian, juga kata-kata penuh cinta dan semangat dari para ibu yang digantung rapi menjadi background sebuah pojokan piknik. Para pengunjung pun larut dalam aura cinta dan kebahagiaan yang menjiwai festival ini.

 

Festival Lahir diisi dengan berbagai seminar dan workshop seputar ibu dan anak, yang diisi oleh pakar-pakar berpengalaman di bidangnya: Persalinan Holistik Aman, Nyaman, dan Bahagia dengan pembicara dr. Ridwan Sude, SpOG dan Ibu Lanny Kuswandi; 1000 Hari Pertama Anak (Kesehatan Ibu dan Anak) oleh dr. Waldi Nurhamzah, SpA dan (ASI dan MPASI) oleh dr. Ratih Ayu Wulandari, IBCLC dan Kushandari Arfanidewi; Doula and Midwife Talk oleh Bidan Erie Mardjoko dan Doula Nujuh Bulan Studio; serta Kelahiran Menjadi Ibu oleh Revalina S Temat dan Ayudia bing Slamet yang berbagi cerita tentang pengalaman mereka saat kehamilan, persalinan, dan menjadi ibu. Tidak heran tiket untuk semua sesi seminar bahkan sudah habis terjual beberapa hari sebelum hari H. Para peserta seminar sangat antusias dalam mendengarkan penjelasan dari para pakar, serta saling berlomba melakukan tanya jawab seputar pengalaman mereka sehari-hari seputar kesiapan menjadi ibu maupun permasalahan yang mereka hadapi seputar menjadi ibu.

Sementara itu di luar ruangan diisi oleh berbagai kegiatan workshop yang tak kalah menarik. Ada Sensory Playdates dari Litukanya Project yang mengambil tema Montessori Class. Para orangtua dan anak-anak mereka tampak bersemangat mengikuti setiap sesi kegiatan yang dipimpin oleh Dyah Ayu Amalia selaku konsultan Montessori. Dibuka dengan circle time lewat gerak dan lagu, anak-anak mengikuti semua gerakan yang dicontohkan sambal ikut bernyanyi. Kemudian Dyah Ayu menceritakan sebuah cerita kepada anak-anak dalam lingkaran. Sesi story telling dan circle time ini dimaksudkan untuk mengundang anak-anak agar tertarik bermain bersama sebelum masuk ke sesi sensory play selanjutnya. Di sesi sensory play, Dyah Ayu mengajak anak-anak memindahkan biji-bijian ke dalam gelas menggunakan sendok dari kiri ke kanan, kemudian dilanjutkan dengan messy play menggunakan cat air warna-warni dan membuat buku ‘Tentang Aku’ untuk masing-masing anak.

 

Selain sensory playdates, juga terdapat Babywearing Workshop oleh Maria Golda dan Yoga Workshop (Postpartum Recovery) oleh Tia Pratignyo dan Sinta Purwanti dari Nujuh Bulan Studio. Di sesi Babywearing Workshop para peserta diberikan penjelasan tentang apa itu babywearing dan manfaat-manfaat yang didapatkan dengan babywearing yang salah satunya adalah memperkuat bonding antara ibu dan bayi selain itu juga memudahkan mobilisasi, memperkuat rasa percaya diri pada bayi, dan banyak manfaat lainnya yang bisa didapatkan dari menggendong. Para peserta juga diajarkan cara menggendong yang baik, aman, dan nyaman untuk ibu dan anak; serta cara menggunakan berbagai jenis gendongan yang ada di pasaran. Selain itu para peserta juga dipersilahkan untuk mempraktekkan secara langsung teknik-teknik menggendong dengan dibantu oleh instruktur dari Nusantara Menggendong.

 

Sesi workshop yang terakhir adalah Yoga untuk Postpartum Recovery oleh Nujuh Bulan Studio yang bertujuan untuk pemulihan fisik dan mental ibu setelah melahirkan. Para peserta diajarkan 5 (lima) gerakan yoga yang dapat dilakukan saat postpartum, dan 5 (lima) gerakan yoga lainnya yang dapat dilakukan dengan bayi. Selain itu para peserta juga diajarkan teknik-teknik pernapasan dan relaksasi yang dapat membantu pemulihan paska melahirkan.

Tanpa terasa hari sudah menjelang senja dan serangkaian acara event Festival Lahir pun selesai. Raut bahagia dari para peserta pun terlihat karena telah mengikuti serangkaian acara yang memberdayakan, selain itu juga karena giveaway-giveaway yang diberikan oleh para sponsor baik hati.  Seluruh peserta seminar dan workshop pun diajak berkumpul di area outdoor untuk membentuk lingkaran, berpegangan tangan,  berdoa bersama, dan tak lupa foto bersama, mengabadikan momen penuh cinta dalam merayakan kelahiran.

 

“Apa yang lebih menyenangkan dari dikelilingi energy baik yang enggak putus-putus, berada di tengah orang-orang yang gembira, sama-sama merayakan hangatnya keluarga, sedikit banyak ini rasanya dating di Festival Lahir. Terimakasih Nujuh Bulan Studio untuk hari Minggu yang ceria.” – Dayu Hatmanti

 

“Seminar di Festival Lahir ini benar-benar membukakan mata para mom-to-be bahwa melahirkan itu adalah proses yang indah, dan dad-to-be pun berperan sangat penting agar hal tersebut terwujud. Oleh karena itu mempersiapkan kelahiran juga harus dengan spirit yang menyenangkan. Super enggak nyesel ikut acara ini karena selain tempatnya didekor dengan super emesh di Bumi Apsari, pembicaranya pun high quality!” – kristisancti

Leave A Reply

Navigate