Merayu Tubuh

 

Semakin dewasa, saya mempunyai koneksi yang semakin baik dengan tubuh saya sendiri. Saya ingat waktu hamil dan melahirkan, tubuh memberikan sinyal-sinyal. Jika saya butuh minum, saya akan merasakan tenggorokan kering. Jika pinggang dan betis mulai tegang, saya butuh duduk. Saya lebih mengerti bahasa tubuh saya saat melahirkan. Saya mendengarkan dengan seksama. Saat bayi akan menuju jalan lahir, saya akan memposisikan tubuh saya membantunya, dengan menghadapkan pintu kelahiran dan tubuh menghadap bumi, terbantu dengan gravitasi. Dengan berjongkok, duduk, jalan-jalan, hingga menari. Saya akan makan untuk menambah energi saat pembukaan dan kontraksi. Lalu istirahat saat kontraksi selesai. By listening to our body, we create trust and love.

Begitu juga dengan makanan. Saat Sudah terlalu banyak makan makanan yang pedas, saya akan merasakan perut yang protes . Saat terlalu banyak makan gorengan, tubuh saya berteriak dengan tenggorokan yang kesat, Saat sariawan datang, buah dan sayur tak lagi jadi sahabat di piring. Our body is so smart it gives us signal.

Its very important for us to give a moment, listen to our body needs, and maintain a good relationship. Sama dengan makanan yang kita piliih. Saat memasukan makanan ke tubuh, kita memasukan kehidupan ke tubuh. Karbohidrat, serat, vitamin, calcium dan lainnya.

Perlu diingat Konsumsi karbohidrat berlebih tidak baik untuk tubuh, karena pada karbohidrat mengandung Glukosa yang jika di konsumsi oleh tubuh secara berlebih dapat menyebabkan timbunan lemak. Tumpukan lemak di dalam tubuh dapat menyebabkan obesitas yang dapat memicu diabetes dan komplikasinya.

Terkadang kita tidak sadar telah mengkonsumsi karbo berlebih seperti roti – pasta – nasi putih – gorengan.

Buat saya mengganti pola makan, dan mengurangi porsi makan tidak terlalu sulit, karena saya sangat suka sayuran. Untuk suami saya, ini tidak mudah. Padahal saya ingin mengajak suami untuk mengatur pola makan sehat dengan mengurangi karbo agar tetap sehat untuk keluarga kita. Awalnya suami saya ragu untuk bisa kurangi karbo karena takut lapar, tapi nggak usah khawatir, aku sarankan untuk snacking SOYJOY 2 Jam sebelum makan besar. Kandungan kedelai yang tinggi serat dan protein buat kenyang lebih lama, sehingga kurangi karbo jadi nggak nyiksa.

Menu Cut Carbo kami:

Nah, suami saya akhirnya saya rayu untuk mengurangi porsi karbo. dengan snacking SOYJOY 2 jam sebelum makan besar. karena dapat membantu mengurangi porsi karbohidrat harian. SOYJOY terbuat dari kedelai yang kaya akan serat dan protein sehingga dicerna perlahan oleh tubuh sehingga bisa mengontrol nafsu makan.

Sebagai Ibu, CEO dari keluarga, memilih makanan yang bernutrisi adalah pilihan kita. Mahija alergi susu, jadi memilih makanan yang gluten free itu wajib. SOYJOY Gluten-free dan juga menggunakan kedelai non-GMO (non-Genetically Modified Organisms).
Ternyata memilih makanan yang mengenyangkan juga penting, jadi kita bisa mengurangi asupan karbohidrat. Kedelai salah satunya.
http://www.soyjoy.co.id/soylution/healthy-living/785/cut-carbo–kurangi-asupan-karbohidrat-berlebih-dengan-soyjoy-2-jam-sebelum-makan
Loving our body is a must, its our temple. Give a a good morning routine, food that nourish your self. By giving the right food, your giving the right love.

PS:

Tak hanya saya yang mencoba merayu suami, Tapi Nadia Mulya juga melakukan #RayuanCutCarbo :

source: https://authoritynutrition.com/good-carbs-bad-carbs/

http://www.everydayhealth.com/diet-nutrition/101/nutrition-basics/good-carbs-bad-carbs.aspx

http://www.nutritionmd.org/nutrition_tips/nutrition_tips_understand_foods/carbs_versus.html

Leave A Reply

Navigate