Memilih Bra untuk Kehamilan dan Menyusui

Saat hamil pertama, saya tidak pernah dapat guidance dari Ibu saya untuk membeli bra baru. Keluarga saya dan teman-teman juga tidak pernah menyarankan. Saat kahamilan trimester pertama, tubuh saya tidak mengalami perubahan bentuk yang signifikan. Bra saya masih muat. Saat diakhir trimester kedua, memasuki trimester ketiga, rasa-rasanya menggunakan bra yang sama, kok sesak sekali. Sampai-sampai punggung dan bagian bawah payudara perih karena bra yang terlalu ketat.

Wah, tubuh kita bermetamorphosis yah Ibu, payudara kita membutuhkan ruang untuk tumbuh untuk mengalirkan susu ,  bagian tulang rusuk juga membesar.  Our maternal body is kicking. Bra yang nyaman dibutuhkan untuk support fungsi tubuh kita yang baru ini. One rule for sure, tight aint right.

Perlu diingat , tiap perempuan memiliki tubuh yang berbeda, unik seperti diri kamu. Kamu bisa aja merasakan payudaramu tumbuh dari trimester pertama hingga trimester ketiga terus membesar. Salah satu teman saya memiliki payudara yang membesar pada saat trimester pertama dan tidak membesar lagi pada trimester selanjutnya. Kalau buat saya , di 2 trimester akhir saya merasakan payudara saya ‘membengkak’.

Saat membeli bra kehamilan, saya juga ingin yang bisa dipakai untuk menyusui. Biar hemat. Karena kehamilan yang hanya 9 bulan, saya pikir investasi perlu dilakukan saat menyusui. Nah, saat hamil, saat mencari bra menyusui menjadi PR. Karena saya ibu baru dan belum pernah menyusui, saya tidak tahu  kriteria apa yang dibutuhkan untuk bra mumpuni menyusui. So the quest begin.

Saya ke toko-toko ibu dan anak di ITC maupun di mal, langsung disodori, suruh memilih tanpa memberikan pengetahuan. Saya jadi bingung mau membeli yang mana. Kembali pulang, saya akhirnya google, apa saja yang perlu diketahui untuk sebuah bra menyusui yang spektakuler. Dengan pengalaman menyusui Mahija 2 tahun 4 bulan, ini kira-kira yang perlu diingat saat membeli  bra menyusui :

  1. Membeli pada saat trimester kedua dan ketiga, belilah bra yang memberikan kesempatan untuk payudara tumbuh.
  2. Bila penggait cup bagian depan ditutup, menutup payudara dengan pas dan nyaman, tidak sempit saat ditutup.
  3. Pengait cup yang mudah dibuka dan ditutup dengan satu tangan, karena dalam keadaan anak haus, kita mudah membuka.
  4. Lidah cup  yang panjang dan lebar agar memberikan kenyamanan untuk bayi dan Ibu saat menyusui.
  5. Yang terakhir, jangan membeli bra terlulu dini saat kehamilan, karena percaya atau tidak saat anak sudah lahir, payudara kita akan sangat maksimal besarnya. Jadi saya sarankan beli di usia kehamilan 34-36 minggu.

Pas,  saya menemukan bra luludi varian maternal love. Cocok dengan kriteria yang saya punya. Menggunakan bahan katun yang memberikan kenyamanan pada saat proses menyusui, Terdapat mommy buckle yang memudahkan proses menyusui . Bahannya mudah menyerap keringat.  Yang paling penting Menyokong Perubahan bentuk tubuh.

Saat ini saya sudah tidak menyusui, tapi saya masih suka menggunakan celana dalam dan bra Luludi, karena nyaman. Saya baru tahu, tubuh bagian bawah saya tidak kembali lagi seperti saat sebelum hamil. Jadi Celana dalam lama sudah tidak bisa digunakan. Begitu juga Bra, saat ini bra-bra yang saya gunakan justru bra yang memberikan ruang untuk tubuh saya berubah. 

Ibu, our body is changing, we are growing human, embrace it.

Leave A Reply

Navigate