BERKELANA DI KOTA TIKUS DAN GAJAH, ZOOTOPIA

Saat ini Mahija sudah 2 tahun, Ia sudah mengerti menonton bioskop. Sekarang kami memilih menonton apa yang kami bisa tonton bersama Mahija. Kami senang sekali banyak pilihan film anak di bioskop,  Menonton ke bioskop menjadi tradisi buat kami sekeluarga.

Minggu lalu, kami menonton film Zootopia dari Disney. Mahija yang suka dengan hewan-hewan dimanjakan dengan senjumlah tokoh hewan. Mahija memang belum mengerti konsep baik, licik , buruk, tapi Ia senang sekali dengan tokoh-tokoh hewan ini. Sepanjang film Ia tidak bosan sama sekali, terpaku dan selalu menyebutkan semua binatang. She was having a blast. Dan kami sebagai orang dewasa dimanjakan dengan gambar yang bagus  dan cerita yang seru.

Buat kami dibandingkan Inside Out, Zootopia lebih menarik untuk anak seusia Mahija. Mungkin karena tema hewan dan cerita yang mudah ditangkap. Perkotaan, polisi, pedagang dan elemen-elemen kota dan desa.

Polisi kelinci pertama di kota Zootopia, Judy Hoops harus melawan stigma bahwa kelinci bukan material polisi. She work hard to solve missing people case, and got a lot challenge a long the Way. Kota Zootopia sendiri aneh bin ajaib, dimana tikus, beruang, kambing dan gajah hidup berdampingan. How that makes sense right? Their Uber cool picture will answer you, small rat Town with elephant icecream shop. Saya, Ray dan Mahija amaze sekali.

Film kartun yang baik, belum lengkap tanpa humor. Tahu binatang sloth yang lambat sekali? Bisa dibayangkan bila mereka Menjadi Petugas administrasi Kota? We laugh our heart out.

Yang lucu lagi, penyanyi Shakira Menjadi Gazelle sang diva. At the end of the movie she have concert, and it was the bang. Saat filmnya usai saya belum siap untuk selesai. hehe. Saya, Ray dan Mahija menunggu sampai kredit titlenya habis. Were entertain. Mahija juga tak berhenti membicarakan Zootopia sesudahnya. Sampai artikel ini di publish, Mahija sedang membuat Judy Hoops dengan play-doh.

So, what are you waiting for, lets go to Zootopia.

Leave A Reply

Navigate